SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

1.123 Mahasiswa UIB Dikirim ke Galang

  • Reporter:
  • Sabtu, 30 Juni 2018 | 13:52
  • Dibaca : 536 kali
1.123 Mahasiswa UIB Dikirim ke Galang
Wali Kota Batam Muhammad Rudi bersama petinggi kampus UIB melepas 1.123 mahasiswa yang berangkat ke Kecamatan Galang, kemarin. Mahasiswa akan menyusun program pemberdayaan masyarakat selama tiga hari. /romi kurniawan

BALOI – Sebanyak 1.123 mahasiswa Universitas Internasional Batam (UIB) ditambah delapan mahasiswa asing diberangkatkan ke Pulau Galang. Memenuhi Mata Kuliah Kewarganegaraan, mahasiswa ditugasi menciptakan program pemberdayaan masyarakat pesisir.

Ribuan mahasiswa disebar ke 21 kampung, empat kelurahan di Pulau Galang. Empat kelurahan tersebut yakni Sembulang, Sijantung, Rempang Cate, dan Galang. Delapan mahasiswa asing juga bergabung dalam rombongan. Mereka masing-masing berasal dari Jerman, Belanda, Amerika Serikat, Perancis, Ukrania dan Vietnam. Sebanyak 80 dosen UIB ikut mendampingi selama di Galang. Mereka akan mengobservasi langsung mulai 29 Juni hingga 1 Juli.

“Mahasiswa dan dosen akan menginap tiga hari dua malam di rumah penduduk,” ungkap Rektor UIB Handoko saat pelepasan mahasiswa di kampus UIB, kemarin.

Program Kerja Nyata ini dari Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU) Kewarganegaraan pada semester sisipan 2017/2018. Programnya dinamai Society Empowerment Program (se-PORA dan ) dan berada di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM-UIB).

Handoko menjelaskan mahasiswa dituntut menyusun program pemberdayaan masyarakat lewat pemetaan, pengumpulan data sosial dan ekonomi, serta potensi setiap wilayah selama tiga hari. Hasil akhirnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan beradaptasi di samping juga menumbuhkan rasa kebangsaan dan persaudaraan. “Saat berhadapan dengan masyarakat jangan sombong. Pandai-pandailah dengan masyarakat dan hormati masyarakat di sana.” sambung Handoko.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang ikut melepas mengatakan program UIB diharapkan bisa memajukan kehidupan masyarakat di Galang sekaligus bukti mahasiswa berpartisipasi dalam pembangunan. “Mari bangun Batam dengan menambah pola pikir masyarakat di Galang,” tutur dia.

Ketua Panitia se-PORA UIB Wishu Yuwono mengatakan prioritas program ini adalah peningkataan kualitas pendidikan, kebersihan lingkungan, pemberdayaan ekonomi keluarga, pemberdayaan wanita, pemberdayaan pemuda, dan penyediaan air bersih. “Hasil implementasi masyarakat tersebut akan dipamerkan pada tanggal 17 Agustus 2018 di Kampus UIB,” kata Wishu.

Lanjut Wishu, setelah dipamerkan di kampus UIB, mahasiswa akan kembali turun ke masyarakat selama dua bulan. Hal itu dilakukan agar mahasiswa tahu program apa yang cocok diterapkan di masyarakat. “Program kerja harus jelas, setelah baru diterapkan,” ujar dia. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com