SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

1.510 Warga Batam Pilih Menjanda dan Menduda

  • Reporter:
  • Rabu, 15 November 2017 | 14:00
  • Dibaca : 102 kali
1.510 Warga Batam Pilih Menjanda dan Menduda
ilustrasi

SEKUPANG – Pengadilan Agama (PA) Batam telah menerima pengajuan perceraian dari 1.510 pasangan hingga 7 November. Humas PA Batam, Ifda mengatakan, pengajuan perceraian merupakan pengajuan cerai gugat dari pihak wanita, dan pengajuan cerai talak dari pihak pria.

“Pengajuan perceraian lumayan meningkat dan jumlahnya juga sudah mulai mendekati pengajuan perceraian di 2016 lalu,” ujarnya di Sekupang, kemarin.

Berdasarkan data PA Batam, angka perceraian tahun 2016 tercatat 1.968 kasus. Sementara tahun 2015, tercatat ada sebanyak 1.891 kasus perceraian. Dia menerangkan, kasus pengajuan perceraian tahun ini, baik dari wanita dan pria untuk alasannya masing-masing adalah masalah perekonomian, kurang harmonisnya hubungan, perselingkuhan dan juga cekcok yang tidak bisa terkontrol hingga berujung ke perceraian. “Dari beberapa alasan tersebut yang tergolong lebih banyak adalah masalah ekonomi,” kata Ifda.

Mayoritas yang mengajuan perceraian merupakan kalangan menengah ke bawah, sehingga dengan kurangnya perekonomian di tengah-tengah keluarga menjadi pemicu dalam mengajukan perceraian. “Memang lebih banyak dari kalangan menengah ke bawah yang kami layani, sehingga dalam satu hari itu hampir 28 keluarga yang menggugat cerai baik dari pria dan wanita,” ujarnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com