SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

1.720 Napi Kepri Terima Remisi HUT RI, 74 Orang Langsung Bebas

  • Reporter:
  • Jumat, 10 Agustus 2018 | 10:06
  • Dibaca : 84 kali
1.720 Napi Kepri Terima Remisi HUT RI, 74 Orang Langsung Bebas
ilustrasi

PINANG – Sebanyak 1.720 narapidana (napi) di Kepri menerima remisi umum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Republik Indonesia. Semua napi tersebar di semua kabupaten dan kota.

“Dari total yang dapat remisi, sebanyak 74 napi langsung bebas,” kata Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Kepri Rinto Gunawan di Tanjungpinang, Kamis (9/8/2018).

Adapun rincian penerima remisi di unit pelaksana teknis (UPT) yakni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjungpinang 381 orang, di antaranya enam orang bebas. Kemudian Lapas Barelang 713 orang, 47 orang langsung bebas.

Selain itu, Lapas Narkotika Tanjungpinang 109 orang, 10 orang bebas. Lapas Anak (LPKA) Batam 34 orang di antaranya 1 orang bebas. Lapas Perempuan Batam 79 orang di antaranya 2 orang bebas.

Selanjutanya, di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjungpinang 84 orang, Rutan Batam 148 orang di antaranya 5 orang bebas. Rutan Tanjungbalai Karimum 140 orang di antaranya 3 orang bebas. Terakhir di Rutan Cabang Dabo Singkep sebanyak 32 orang.

“Jadi napi paling banyak bebas di Lapas Batam mencapai 47 orang dan UPT Rutan Tanjungpinang dan Cabang Dabo Singkep tidak ada yang langsung bebas,” ujar dia.

Lanjut, kata Rinto, pemberian remisi ini direncanakan secara simbolis akan diberikan oleh Gubernur Kepri yang bertempat di Lapas Tanjungpinang pada 17 Agustus nanti. “Setelah terima remisi bagi yang bebas hari itu juga bisa meninggalkan Lapas atau Rutan,” ujar dia.

Sambung Rinto, untuk napi yang tidak bebas akan menerima besaran remisi mulai satu bulan sampai enam bulan. Untuk memperoleh remisi ini napi harus berkelakuan baik selama menjalani proses hukum, telah menjalani masa hukuman selama enam bulan.

“Remisi ini merupakan hak napi, kalau sudah memenuhi syarat dan ketentuan biasanya akan diberikan remisi,” kata dia.

Dia berharap dengan diberikannya remisi ini, napi yang menjalani proses hukum semakin baik ke depannya. Kemudian, napi yang bebas dapat diterima oleh masyarakat. Terpenting, nantinya setelah bebas napi bersangkutan tidak mengulangi perbuatan tindakan kriminal setelah kembali ke masyarakat.

“Saya harap kepada napi yang bebas dapat diterima masyarakat. Dan, tidak berbuat kejahatan lagi,” tutup Rinto.

muhammad bunga ashab/ricky robiansyah/fathurrahim/agung dedi lazuardi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com