SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

1.950 Santri TPQ Kecamatan Batam Kota Diwisuda

  • Reporter:
  • Senin, 15 April 2019 | 15:19
  • Dibaca : 102 kali
1.950 Santri TPQ Kecamatan Batam Kota Diwisuda
Prosesi wisuda santri TPQ tingkat Kecamatan Batam Kota di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Seibeduk, Minggu (14/4). f reni hikmalia

SEIBEDUK– Badan Musyawarah Guru Alquran (BMGQ) Kecamatan Batam Kota menggelar Wisuda Akbar Santri TPQ di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Seibeduk, Minggu (14/4). Tahun ini ada 1.950 santri yang diwisuda.

Ketua BMGQ Kota Batam Deden Sirajudin menyampaikan, sebelum melasungkan wisuda, santri melalui proses panjang yakni belajar di waktu pagi, sore, dan malam di masing-masing TPQ. Santri juga melewati proses munaqosah atau ujian bersama yang dilakukan pada 3 Maret lalu secara serentak se-Kota Batam yang diingikuti 13.500 santri TPQ. Semua yang ikut munaqosah merupakan santri yang akan melanjutkan ke tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Khusus di Kecamatan Batam Kota ada lima kelurahan dengan jumlah 1.950 santri. Terbanyak kedua, yang pertama dari Kecamatan Sagulung dengan 2.170 santri,” katanya.

Setiap kecamatan melaksanakan wisuda ini yang dikoordinir oleh BMGQ Kota Batam. Wisudanya santri dipastikan sudah bisa membaca Alquran, praktik salat dan wudhu. “Masuk SMP syaratnya harus mempunyai sertifikat. Syaratnya harus bisa baca Alquran, praktik salat dan wudhu,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan, dengan pemahaman Alquran yang sudah santri dapatkan bisa menjadi modal melatih kecerdasan spritualnya. Sehingga di era global ini para santri di Kota Batam bisa membentengi diri dari hal yang dapat merugikannya.

“Yang paling penting nilai pondasi agamanya supaya generasi ke depan memiliki ketahanan dalam beradaptasi dengan nilai-nilai budaya dari luar,” katanya.

Ia berharap dengan pemahaman terhadap nilai Alquran akan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan santri. Alquran memiliki banyak keistimewaan. “Alquran ini diturunkan kepada orang yang tidak mengerti menulis dan membaca, namun bisa mengkompilasi meskipun di era Usman bin Affan. Kemudian originalitasnya tidak sedikitpun diragukan karena dari tahun ketahun menghasilkan hafiz dan hafizah, padahal ditulis dalam bahasa arab dengan jumlah 114 surah, 30 juz dan 6.236 ayat,” terang Amsakar.

Dengan adanya wisudawan ini nilai-nilai Alquran makin dibumikan di masyarakat kota Batam. “Kami sangat bangga sekali dengan santri Kota Batam,” ujarnya. reni hikmalia

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com