SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

100 Kg Sabu Asal Malaysia Dikubur di Belakang Rumah

  • Reporter:
  • Jumat, 22 Desember 2017 | 19:38
  • Dibaca : 130 kali
100 Kg Sabu Asal Malaysia Dikubur di Belakang Rumah
Ilustrasi foto SINDO BATAM

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan sabu-sabu dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur penang.

Untuk mengelabui petugas, sabu-sabu seberat 100 kilogram (kg) dikubur di dalam tanah dengan dibungkus tujuh karung goni. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto menyatakan, pengungkapan kasus ini merupakan pengembangan dari penyitaan 134 kg narkoba dua bulan lalu.

Kemudian timnya melakukan pengembangan dan didapat informasi adanya pengiriman sabu-sabu dari Aceh yang akan dibawa dari Penang ke Belawan, Medan. “Selama dua pekan tim melakukan mapping lokasi termasuk jalur yang dilalui.

Akhirnya hari yang ditentukan dan selama hampir 7 jam tim berhasil menemukan jejak pelaku,” ujar Eko di Jakarta, kemarin. Di sebuah rumah di Jalan Baru, Medan, petugas berhasil mengamankan Arman bersama temannya, Safei. Setelah diinterogasi, pelaku mengakui telah menyimpan sabu-sabu di belakang rumah.

Sabu-sabu tersebut dikemas plastik teh China warna kuning dan hijau, lalu dilakban dan dimasukkan ke karung goni. Kemasan sabu-sabu tersebut kemudian dikubur di belakang rumah dan ditutupi tripleks. Berdasarkan pengakuan pelaku, mereka diperintah Bandi alias Adi mengambil dan menyimpan barang haram tersebut.

“Adi mengaku sabu-sabu itu milik A yang tinggal di Malaysia,” ungkapnya. Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol M Iqbal menambahkan, masingmasing pelaku mempunyai tugas dan peran berbeda.

Arman bertugas sebagai kapten yang membawa sabu-sabu dari Malaysia ke Aceh. Kemudian Safei bertugas membawa barang tersebut dari Aceh ke Medan menggunakan becak motor (betor) dua kali bolak-balik. “Untuk Adi tugasnya sebagai pengendali atau berhubungan dengan bandar,” ujarnya.

Iqbal mengklaim, dari pengungkapan kasus ini, pihaknya berhasil menyelamatkan 300.000 orang dari penyalahgunaan narkotika. Sebab berdasarkan pengakuan tersangka, sabu-sabu tersebut akan dibawa ke Jakarta. “Tidak menutup kemungkinan barang tersebut disiapkan untuk Natal dan Tahun Baru, mengingat stok narkoba di Jakarta terus berkurang,” katanya.

Para tersangka dijerat Pasal 114 jo ayat 2 Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika subsider Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup. “Kami masih berkoordinasi dengan penegak hukum di Malaysia untuk menangkap si A, sang pemilik sabu-sabu,” katanya.

Sebelumnya Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri bersama Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu jaringan Malaysia yang akan dikirim ke Jakarta. Selain mengamankan dua tersangka, polisi juga mengamankan 134 kg sabu-sabu yang dikemas dalam beberapapaket.
m yamin

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com