SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

123 Kasus DBD Sepanjang 2018

  • Reporter:
  • Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:42
  • Dibaca : 81 kali
123 Kasus DBD Sepanjang 2018
ilustrasi

KARIMUN – Dinas Kesehatan Karimun mencatat sebanyak 123 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terjadi sepanjang tahun 2018. Jumlah tersebut sedikit mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2017 lalu dengan total 76 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi mengatakan, meski sedikit mengalami kenaikan, namun jumlah kasus DBD tersebut belum termasuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Belum sampai KLB, meski begitu kita tetap melakukan pencegahan agar tidak terus terjadi kenaikan,” ujar Rachmadi, Rabu (17/10).

Ia mengatakan, dalam jumlah 123 kasus tersebut, terdapat tiga pasien meninggal dunia disebabkan menderita DBD. Dua orang dewasa dan satu lainnya balita.

“Dua orang dewasa yang meninggal itu di Kecamatan Karimun, sementara balita itu di Kundur,” katanya.

Rachmadi mengatakan, pihaknya terus meningkatkan peran juru pemantau jentik (Jumantik), melakukan abatesasi selektif dan fogging fokus untuk mencegah wabah DBD menyerang masyarakat lainnya.

Pihaknya berharap, masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan 3M Plus agar dapat terhindar dari DBD. 3 M Plus yaitu menguras, membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.

Kemudian menutup, yaitu menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi dan lain sebagainya. Serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi jadi tempat berkembang biak nyamuk penular DBD.

“Kita meningkatkan peran Jumantik, abatesasi selektif dan fogging fokus untuk mencegah. Dan peran masyarakat juga dibutuhkan agar lebih efektif dalam pencegahan yang dilakukan,” katanya.

Rachmadi meminta kepada masyarakat untuk terus waspada dengan melakukan 3M plus dan cepat tanggap apabila menemukan gejala- gejala DBD pada anggota keluarga dengan segera melakukan pemeriksaan agar mendapatkan penanganan dari tenaga medis.

“Kita terus waspada, dan segera bawa ke rumah sakit apabila ada menemukan gejala- gejala DBD,” katanya.

ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com