SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

147 TKI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia

  • Reporter:
  • Kamis, 5 Juli 2018 | 10:25
  • Dibaca : 161 kali
147 TKI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia
Imigrasi Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang saat menerima TKI bermasalah yang dideportasi dari Malaysia (Dok Imigrasi Tanjungpinang)

PINANG – Sebanyak 147 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermasalah dideportasi dari Malaysia lewat Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Selasa (3/7/2018) sore. TKI yang dideportasi pulang mandiri atau dengan biaya sendiri dari Malaysia.

Kepala Pos Imigrasi Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang Danile Maxrinto membenarkan adanya pemulangan TKI bermasalah dari Malaysia lewat Pelabuhan SBP. Danile mengatakan, 147 TKI itu dideportasi dari Malaysia menggunakan Kapal MV Gembira 3. Semua TKI yang dipulangkan tersebut bermasalah di Malaysia.

“Laki-laki 127 orang, perempuan 17 orang, dan anak perempuan tiga orang. Seharusnya, deportasi ini berjumlah 149 orang, tapi dua orang tidak bisa berangkat karena ada halangan lain,” kata Danil saat dikonfirmasi KORAN SINDO BATAM, Rabu (4/7).

Dia menjelaskan maksud deportasi mandiri adalah para TKI pulang menggunakan dana sendiri yang difasiltasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk Malaysia. Danile menuturkan, mereka seharusnya dipulangkan oleh Dinas Sosial (Dinsos). Namun, berhubung Dinsos belum mengeluarkan anggaran deportasi maka para TKI memilih pulang sendiri.

“Mereka pulang mencarter kapal sendiri dengan uang sendiri. Seharusnya mereka dipulangkan oleh negara,” kata dia.

Para TKI bermasalah ini kemudian langsung diserahkan kepada Dinsos melalui Rumah Perlindungan Trauma Centre (RPTC) Tanjungpinang. Setelah itu, mereka akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

Setelah Idul Fitri, pemulangan TKI bermasalah dari Malaysia baru kali ini lewat Tanjungpinang. Sebelumnya, beberapa kali sudah terjadi deportasi TKI dari Malaysia. Menurut dia, deportasi dilakukan setelah menyelesaikan administrasinya di negara bersangkutan baru dipulangkan ke Indonesia.

“Biasanya kalau dari Malasysia TKI bermasalah memang lewat kita deportasinya,” tutup Danile.

muhammad bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com