SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

18 Gepeng dan Anjal Terjaring Razia di Karimun

  • Reporter:
  • Senin, 29 April 2019 | 10:10
  • Dibaca : 122 kali
18 Gepeng dan Anjal Terjaring Razia di Karimun
Sebanyak 18 orang gelandangan dan pengemis serta anak jalanan diamankan Satpol PP Karimun di beberapa titik, kemarin. f ricky robiansyah

KARIMUN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karimun menggelar razia Penyakit Masyarakat (Pekat) menjelang Bulan Suci Ramadan 1440 hijriyah tahun 2019, Sabtu (27/4). Sebanyak 18 orang gelandangan dan pengemis (Gepeng) serta anak jalanan (Anjal) terjaring oleh petugas. Mereka langsung digiring menuju Kantor Satpol PP untuk didata dan diberikan pembinaan.

Kepala Satpol PP Karimun TA Rahman melalui Kapala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Karimun Rizalsyah mengatakan, razia penyakit masyarakat ini dilaksanakan untuk menekan keberadaan Gepeng dan Anjal yang meresahkan masyarakat menjelang Ramadan. “Kita ingin memberikan masyarakat kenyamanan di saat bulan suci Ramadan yang hanya tinggal menghitung hari. Kita gelar razia ini untuk meminimalisir keberadaan mereka yang dianggap meresahkan masyarakat,” kata Rizal.

Dia mengatakan, razia pekat dilaksanakan di sejumlah titik keramaian di Kecamatan Karimun seperti Kawasan Kolong, Puakang, Pelabuhan Domestik Karimun, Pelabuhan KPK, Pasar Maimun, Costal Area dan Pasar Malam. “Kita melakukan dua kali razia yakni pada pagi dan siang hari. Ada 18 orang yang terjaring, satu di antaranya kita amankan dua kali,” katanya.

Dia mengatakan, dalam razia tersebut pihaknya melibatkan unsur TNI-Polri, Dinas Sosial, PPA, hingga Ormas. Terhadap para Gepeng dan Anjal terjaring razia selanjutnya pihaknya melakukan pendataan, seluruh gelandangan dan pengemis tersebut diperbolehkan pulang. Selain itu, beberapa orang yang berasal dari luar wilayah Karimun rencananya dikembalikan ke daerah asalnya. “Beberapa di antaranya ada yang memang warga Karimun dan sudah kita kembalikan ke rumahnya, sedangkan untuk warga yang berasal dari luar Karimun kita kembalikan ke daerah asalnya,” katanya.

Dia juga mengatakan, menjelang hingga memasuki Ramadan akan terus melakukan operasi tersebut sehingga tidak menimbulkan keresahan lagi di Masyarakat. “Sampai Ramadan kita akan terus melakukan patroli dan akan melakukan pengawasan agar suasana pada bulan Ramadan tenang,” ujarnya.

ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com