SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

18 Wartawan Natuna Ikuti UKW

  • Reporter:
  • Senin, 15 Oktober 2018 | 10:06
  • Dibaca : 82 kali
18 Wartawan Natuna Ikuti UKW
Bupati Natuna Hamid Rizal bersama dewan penguji dan peserta UKW serta jajaran FKPD dan OPD di Rumah Makan Sisi Basisir, Natuna, Sabtu (13/10).

NATUNA – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digagas Forum Wartawan Kabupaten Natuna digelar di Rumah Makan Sisi Basisir, Sabtu (13/10). Bupati Natuna Hamid Rizal membuka kegiatan yang diikuti 18 wartawan tersebut.

UKW dibagi dalam tiga formasi, di antaranya 6 orang peserta jenjang muda, 6 orang peserta tingkat madya, dan 6 orang lainnya tingkat utama. UKW digelar selama dua hari dan berakhir, Minggu (14/10).

Bupati Natuna Hamid Rizal yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, pemerintah dan media massa tidak bisa dipisah. Ia mengajak pekerja media bersinergi untuk sama-sama membangun daerah.

“Terlebih status Kabupaten Natuna bisa ditingkatkan menjadi provinsi. Tentu akan membuka peluang yang cukup baik,” katanya. Dia berharap seluruh peserta UKW lulus dan menjadi wartawan dengan predikat kompeten.

Ketua tim penguji UKW Agung Prabowo dari UPN “Veteran” Yogyakarta mengapresiasi pihak penyelenggara, peserta, dan para pejabat Natuna. Ia tak menyangka para pejabat di ujung Utara NKRI ini begitu antusias menyambut pelaksanaan uji kompetensi. “Di luar dugaan. Pejabatnya kompak,” katanya.

Verifikasi media dan UKW, kata Agung, merupakan upaya perbaikan kualitas media dan menjaga martabat wartawan. Apalagi di era ini hampir setiap orang bisa membuat media dan menjadi wartawan. “Sekarang mau jadi wartawan gampang. Buat media sendiri juga bisa,” katanya.

Menurut Agung, verifikasi media juga penting guna menganulir sengketa pemberitaan. Media yang telah terverifikasi dipastikan berada dalam naungan Dewan Pers. Jika terjadi sengketa, media bersangkutan akan “diadili” sesuai Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Bukan Undang-undang KUHP.

“Meski begitu, jika terjadi sengketa, wartawan wajib menaikkan hak jawab agar berimbang. Bagi media yang belum terverifikasi dan beritanya diperkarakan, maka Dewan Pers sebagai induk organisasi pers di Republik Indonesia tidak bisa berbuat banyak,” kata Agung.

Empat penguji yang dihadirkan, tiga di antaranya dari UPN Yogyakarta, yakni Agung Prabowo, Arif Wibawa, dan Susilastuti. Ketiganya mantan wartawan yang kini berprofesi sebagai dosen jurusan ilmu komunikasi di UPN. Seorang lagi pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri Saiban Dardani.

Hadir pada pembukaan, Ketua DPRD Natuna Yusripandi, Dandim 0318/Natuna Letkol Inf Yusuf Rizal, Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto, Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, Danlanud Raden Sadjad Kolonel Pnb Prasetya Halim, mantan Bupati Natuna Ilyas Sabli, Sekda Natuna Wan Siwandi beserta kepala OPD Natuna.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com