SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

2.093 Penerima JPKM Beralih ke BPJS

  • Reporter:
  • Rabu, 22 Maret 2017 | 09:30
  • Dibaca : 466 kali
2.093 Penerima JPKM Beralih ke BPJS
ilustrasi

KARIMUN – Pemkab mulai mentransformasikan pengguna layanan kesehatan bagi masyarakat miskin pemegang kartu Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM) ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, bagi pengguna JPKM atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)tetap mendapatkan layanan kesehtan. Namun secara perlahan, kedua fasilitas tersebut akan dihapus dan berganti jadi BPJS kesehatan dan ditanggung pemerintah daerah.

“Itu kan program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari pemerintah yang dianggarkan APBD. Meski diganti ke BPJS, masyarakat tak mampu tetap mendapatkan layanan kesehatan gratis, karena dibiayai pemerintah daerah,” ujar Rafiq usai menghadiri kegiatan di Masjid Agung Poros, kemarin.

Bagi masyarakat pengguna JPKM atau SKTM yang belum diganti jadi BPJS, masih akan tetap berlaku hingga menunggu diverifikasi dan dialihkan ke program KIS.

“Jumlah pengguna JPKM dan SKTM ada puluhan ribu, saya tidak hapal angkanya dan yang baru selesai diganti jadi BPJS baru 2.093 jiwa. Kami imbau masyarakat segera mengurus ke BPJS,” pintanya.

Sebelumnya, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dipastikan tidak berlaku per Januari 2017. Sehingga semua masyarakat miskin akan diberikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang merupakan program dari Presiden RI Joko Widodo.

Data Dinas Sosial Karimun menyebutkan, jumlah pengguna SKTM atau JPKM secara keseluruhan mencapai 47.927 jiwa atau sekitar 8.000 Kepala Keluarga yang merupakan angka pasti dari Kementerian Sosial.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com