SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

2.626 Sertifikat Tanah untuk Warga Lingga

  • Reporter:
  • Senin, 15 April 2019 | 12:14
  • Dibaca : 58 kali
2.626 Sertifikat Tanah untuk Warga Lingga
Gubernur Kepri Nurdin Basirun didampingi Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah di halaman Gedung Nasional Dabo Singkep, Lingga, Sabtu (13/4). /HUMAS PEMPROV KEPRI

LINGGA – Gubernur Kepri Nurdin Basirun didampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri TS Arif Fadillah menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah di Kabupaten Lingga, Sabtu (13/4).

Nurdin membuka aktivitas di Kabupaten Lingga sejak subuh sebelum menyerahkan sertifikat. Nurdin bergerak ke Lingga setelah menghadiri Sagulung Berdoa di Lapangan SP Plaza, Jumat (12/4) malam.

Di Dabo, Lingga, saat menyerahkam sertifikat, Nurdin mengatakan, Sebanyak 2.626 sertifikat diserahkan untuk masyarakat di halaman Gedung Nasional Dabo Singkep. Kepada warga, Nurdin berpesan agar agar memanfaatkan sertifikat tanah itu dengan baik.

“Kalau digadai boleh, dan dipakai buat usaha juga boleh, asal jangan digunakan untuk konsumsi saja. Karena ujungnya kehilangan tanah itu takutnya nanti,” ujar Nurdin.

Usai aktivitas di Dabo, Nurdin bersama Arif menutup Open Turnamen Sepakbola Tekoli Cup IV Tahun 2019 Kecamatan Temiang Pesisir, Desa batang, Kabupaten Lingga. turnamen-turnamen seperti itu sangat diapresiasi oleh Nurdin. Dari aktivitas ini akan banyak atlit muncul. Apalagi pembinaannya berjenjang.

“Biar muncul bibit-bibit pemain bola yang bagus untuk Kabupaten Lingga nanti,” kata Nurdin.

Apalagi semarak sepakbola di Lingga begitu tampak. Tahun ini misalnya, Gubernur Cup akan diselenggarakan di Lingga. Dia yakin ada pemain yang akan mencuat dari turnamen seperti ini.

“Berlatihlah terus. Supaya bisa tampil di tahun depan lebih bagus lagi cara bermainnya, dan juga kepada yang belum menjadi pemenang jangan berkecil hati,” kata Nurdin.

Sebelumnya, dalam Safari Subuh, Nurdin terus mengajak para orang tua agar dapat mendidik anak-anaknya dalam bidang keagaman. Yang tak kalah penting adalah mengajak anak-anak ikut ke masjid.

“Paksakan saja mereka untuk ikut karena nanti akan terbiasa,” ajak Nurdin.

Terutama di waktu subuh yang dirasa sebagian orang begitu berat apalagi jika sudah digoda oleh tidur. Keterpaksaan tadi menurut Nurdin akan menjadi motivasi tersendiri. Apalagi dari anak-anak yang solehlah nanti para orang tua akan mendapat jaminan di akhirat.

Selain itu, hal yang sering disampaikan Nurdin adalah agar masyarakat dapat terus merajut silaturahmi dan mempererat kebersamaan. Jangan malah saling benci menghujat, iri dan dengki dengan sesama.

Usai safari subuh, Nurdin berkunjung ke Pasar Dabo. Nurdin berkeliling memantau kecukupan bahan pokok serta menanyakan stabilitas harga.

fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com