SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

20 Orang Tewas di Jalan Raya

  • Reporter:
  • Selasa, 28 Agustus 2018 | 11:53
  • Dibaca : 293 kali
20 Orang Tewas di Jalan Raya
Sejumlah petugas kepolisian mendatangi TKP kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Barat, Desa Busung, Bintan, belum lama ini. /NOVEL M SINAGA

BINTAN – Sebanyak 20 orang tewas dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalanan Kabupaten Bintan periode Januari-Agustus 2018. 45 orang tercatat mengalami luka berat dan 45 orang lainnya mengalami luka ringan.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kecelakaan yang terjadi selama delapan bulan terakhir sebanyak 53 kasus. Pada bulan Januari, jumlah kecelakaan sebanyak sembilan kasus dengan korban meninggal sebanyak satu orang, 13 mengalami luka berat dan 10 mengalami luka ringan.

Kemudian, pada bulan Februari jumlah kecelakaan menurun menjadi lima kejadian dengan korban jiwa sebanyak satu orang, enam mengalami luka berat dan tujuh orang mengalami luka ringan.

Di bulan Maret, jumlah kecelakaan menurun lagi, namun korban meninggal meningkat. Dari empat kecelakaan yang terjadi, menelan korban jiwa sebanyak empat orang ditambah tiga orang luka berat dan dua orang luka ringan.

Sementara pada bulan April, dari empat kecelakaan yang terjadi ada empat orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat serta enam orang mengalami luka ringan. Memasuki bulan Mei, jumlah kecelakaan yang terjadi meningkat menjadi sembilan kasus kecelakaan dengan korban jiwa sebanyak satu orang, tujuh orang mengalami luka berat dan lima orang luka ringan.

Pada bulan Juni, tercatat ada enam kali kecelakaan lalu lintas yang merenggut tiga nyawa, sedangkan tiga orang mengalami luka berat dan empat orang mengalami luka ringan.

Memasuki bulan Juli, kasus kecelakaan kembali meningkat signifikan. Tercatat ada 12 kasus kecelakaan dengan korban jiwa sebanyak tiga orang ditambah 10 orang mengalami luka berat dan enam orang luka ringan.

Sementara, dari awal Agustus sudah ada empat kasus kecelakaan yang menelan korban jiwa sebanyak tiga orang, tiga orang lainnya mengalami luka berat dan lima orang mengalami luka ringan. Kepolisian mencatat, total kerugian material akibat kasus kecelakaan yang terjadi selama delapan bulan ditahun ini mencapai Rp360.700.000.

Kasat Lantas Polres Bintan AKP Cut Putri Amelia Sari menjelaskan, kecelakaan yang terjadi banyak disebabkan kelalaian manusia atau human error. “Kebanyakan karena kelalaian manusia. Di sini sepi membuat pengendara melaju dengan kecepatan tinggi dan akhirnya lepas kendali,” kata dia, Minggu (26/8).

Selain faktor human error, faktor lainnya yang mendorong terjadinya kecelakaan disebabkan faktor kondisi kendaraan. Ia menyampaikan faktor kendaraan yang dimaksud seperti ban kendaraan yang pecah saat melaju kencang menyebabkan banyak kecelakaan.

Sementara faktor kondisi jalanan, menurut Cut, tidak begitu mendominasi. Sebab, berdasarkan penyelidikan setiap kecelakaan, pihaknya belum menemukan kecelakaan yang disebabkan kondisi jalan rusak seperti berlubang.

Untuk menekan tingginya angka kecelakaan, pihaknya terus berupaya salah satunya dengan memasang spanduk imbauan di beberapa lokasi. Hal ini dimaksudkan agar pengendara lebih berhati-hati saat berlalu lintas.

Selain itu, pihaknya pun terus mengedukasi masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas. “Saya juga telah memerintahkan kepada anggota untuk meningkatkan patroli, memberikan imbauan langsung kepada pengendara, agar mengutamakan keselamatan,” katanya.

novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com