SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

200 Anak Siap Ikut Tes Tertulis Masuk SMP 6

200 Anak Siap Ikut Tes Tertulis Masuk SMP 6
Ilustrasi Foto Arrazy Aditya

BATAM KOTA – SMPN 6 Batam, salah satu dari tiga sekolah unggulan akan mulai menggelar tes tertulis dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017/2018, Rabu (7/6). Rencananya akan ada 200 anak yang mengikuti tes tertulis di tahap awal ini. sementara sisanya akan mengikuti tes di hari berikutnya.

Tes tertulis dilakukan berbasis komputer, melalui sistem intranet yang disiapkan oleh sekolah. Setelah selesai tes, calon peserta didik bisa langsung mengetahui hasil tesnya. Hasil tes ini akan memiliki bobot 30 persen untuk peserta didik. “Yang diujikan Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia,” kata Kepala Sekolah SMPN 6 Batam Wagiyem, Selasa (6/6).

Tahun ini, jumlah siswa yang diterima di SMP 6 ada 256 orang, sudah termasuk kuota 20 persen untuk bina lingkungan, prestasi non akademik dan siswa kurang mampu.

Sekolah ini mempunyai delapan ruang belajar, yang masing-masing akan diisi oleh 32 orang siswa. Hasil seleksi administrasi dan tes tertulis akan diakumulasi dan diranking. Siapa yang masuk dalam 256 rangking teratas akan masuk. Selebihnya harus rela berkompetisi masuk ke sekolah lain. “Kalau untuk menampung semua kami tak mampu. Masih ada kesempatan di sekolah reguler,” ujarnya.

Sistem Online Sepi Pendaftar
Hingga hari kedua PPDB SMP Unggulan, baru enam orang yang mendaftar memalui Online di SMPN 6 Batam. Sementara 605 calon peserta didik lebih memilih mengambil antrean ke sekolah untuk mendaftar secara manual.

“Online sangat sedikit jika dibanding dengan manual. Lebih banyak yang antre,” katanya.

Kendati demikian, antrean di SMPN 6 pada hari kedua PPDB tak sepadat hari biasanya. Sepanjang hari kemarin hanya ada 88 nomor antrean yang dibagikan. Sementara hari sebelumnya, ada 517 nomor antrean yang dibagikan.

Di hari kedua, SMPN 6 lebih sibuk menerima berkas pendaftaran dari orangtua siswa yang telah mengambil antrean pada hari pertama PPDB. Tak sedikit juga dari mereka yang dinyatakan tak lulus administrasi karena nilainya kurang. “Ya banyak juga yang pulang sendiri karena tak cukup syarat,” ujarnya.

Menurut Wagiyem, Memang syarat yang ditetapkan untuk masuk sekolah unggulan ini cukup tinggi. Siswa harus punya niai rata-rata 85 untuk mata pelajaran IPA, Matematika dan Bahasa Indonesia sejak kelas 4 SD. Jika tidak, mereka tak punya kesempatan masuk SMPN 6 Batam. “Hingga hari ini (kemarin) sudah ada 283 berkas yang diinput oleh petugas,” katanya.

Sementara sisanya rencananya akan diferivikasi dan diinput pada hari terakhir PPDB. Wagiyem juga memastikan, hari ketiga PPDB tak akan ada lagi nomor antrean yang dibagikan. “Kami fokus menerima berkas dari yang telah mendaftar selama dua hari ini. Kalau dibuka terus antrean, tak akan selesai-selesai,” katanya.

sarma haratua siregar/romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com