SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

218 CJH Tanjungpinang Siap Berangkat

  • Reporter:
  • Kamis, 12 Juli 2018 | 10:22
  • Dibaca : 78 kali
218 CJH Tanjungpinang Siap Berangkat
Petugas Dinkes Tanjungpinang memeriksa kesehatan CJH asalTanjungpinang, belum lama ini. (Dok Dinkes Tanjungpinang)

PINANG – Kantor Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk dan KB) Tanjungpinang menyatakan 218 orang calon jemaah haji (CJH) Tanjungpinang 2018 siap berangkat menunaikan ibadah Haji ke Tanah Suci. Jumlah CJH Tanjungpinang berkurang dari total yang terdaftar sebelumnya sebanyak 224 orang karena alasan kesehatan.

Kepala Dinkes, Dalduk dan KB Tanjungpinang Rustam mengatakan, pihaknya terus memantau kesehatan para CJH yang akan berangkat, supaya tak ada yang gagal berangkat karena alasan sakit.

Untuk keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama embarkasi Batam sebanyak 216 orang. Kloter pertama akan diberangkatkan pada pekan depan. Sedangkan untuk dua orang CJH akan berangkat pada Kloter 27 embarkasi Batam.

“Saat ini pengawasan dan pembinaan terhadap CJH berisiko tinggi terus berjalan. Kita terus berikan pelayan maksimal agar kesehatan CJH terus membaik,” kata Rustam, Rabu (11/7/2018).

CJH yang perlu pendampingan obat selama menunaikan ibadah Haji telah berkoordinasi dengan tim kesehatan di Puskesmas tempat tinggalnya. CJH bersangkutan menyampaikan kebutuhan obat dan jumlah obat yang akan dibawa selama ibadah Haji berlangsung.

“Semoga semua bisa berjalan dengan baik, CJH kita bisa menunaikan ibadahnya tanpa ada gangguan kesehatan yang dideritanya,” ujar dia.

Sebelumnya, Rustam menyampaikan, berdasarkan pemeriksaan tahap kedua CJH, sebanyak 75 persen jemaah memiliki risiko kesehatan, 45 persen karena memiliki penyakit walaupun usianya belum 60 tahun, dan 30 persen memiliki penyakit dan usianya di atas 60 tahun. Menurut dia, jumlah CJH yang tidak bisa berangkat bisa bertambah jelang keberangkatan karena faktor kesehatan.

Berdasarkan kondisi kesehatan, saat ini 10 orang jemaah dalam pengawasan khusus. Petugas puskesmas terus melakukan kunjungan ke rumah jemaah untuk memantau kesehatan, khususnya kepada CJH resiko tinggi dan jemaah dalam pengawasan untuk mendukung optimalnya kesehatan calon jemaah.

Rustam menyebutkan, setiap CJH harus rajin memantau kesehatannya secara berkala, makan bergizi seimbang, olah raga teratur, minum obat tepat waktu, mengatur waktu istirahat dan menghindarkan diri dari stres.

muhammad bunga ashab

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com