SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

22 Yachter Tiba di Limau Manis Natuna

22 Yachter Tiba di Limau Manis Natuna
Puluhan turis mancanegara disambut Bupati Natuna Hamid Rizal di Desa Limau Manis, kemarin. Turis ini datang dengan kapal layar atau yacht dalam event Wonderful Sail to Natuna 2017. DOK HUMAS PEMKAB NATUNA

NATUNA – Kabupaten Natuna menyambut 22 turis mancanegara dan 11 kapal layar atau yacht yang ikut event Wonderful Sail Natuna 2017, tur internasional yang digelar Kementerian Pariwisata pada 13 -15 Juni.

Event tiga hari ini hasil kolaborasi dengan event Sail Malaysia Passage to the East. Peserta berangkat dari Langkawi-Sabah lalu ke Natuna dan Anambas. Tur ke Anambas dan Natuna bertujuan untuk mempromosikan dua daerah itu sebagai destinasi wisata kapal pesiar.

Bupati Natuna Abdul Haris, Wabup Ngesti Yuni, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Erson Gempa Afriandi tampak hadir menyambut 22 turis dari berbagai negara itu di Pantai Teluk Selahang, Desa Limau Manis.

“Kami senang dengan kunjungan ini. Kabarkan tentang Natuna kepada keluarga dan kerabat di negara Anda,” ungkap Hamid saat menyambut turis, kemarin.

Bupati Hamid berharap ke depannya makin banyak lagi wisatawan yang datang ke Natuna. “Natuna ini adalah daerah dengan banyak tempat wisata yang tersebar hampir di semua wilayah,” ungkap dia.

Sementara itu, Erson Gempa Afriandi, mengatakan Pemkab Natuna hanya menyediakan acara penyambutan saja. “Nanti mereka bebas menikmati tempat-tempat di Natuna dan bisa berbaur langsung dengan masyarakat,” terang dia.

Masalah transportasi selama di Natuna tidak difasilitasi. Tapi wisatawan bisa menyewa kendaraan yang disiapkan oleh masyarakat. “Biar masyarakat dapat penghasilan juga dari hasil kunjungan ini,” kata Erson.

Sementara itu, salah seorang turis asal Australia, Chaterine, mengaku menyukai alam Natuna yang masih sangat asri dan natural. “Natuna ini bagus dan cantik serta alami,” ujar dia bersama suaminya, Varry.

Hanya saja mereka menyayangkan tidak adanya sarana transportasi yang memadai di Natuna, seperti taksi, untuk mereka berkeliling.

Belasan kapal yacht itu lego jangkar di perairan Pantai Selahang. Pemandangan tersebut juga dimanfaatkan masyarakat untuk berfoto bahkan tidak segan mereka mengajak para turis foto bersama.

Pada hari pertama, yachter disambut dengan makan malam, penampilan seni dan budaya. Mereka juga dikenalkan potensi wisata yang dipaparkan siswa Sekolah Dasar (SD).

Turis yang berasal dari Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat dan Inggris itu juga berkesempatan menjajal laut Natuna dengan diving, snorkeling dan menangkap ikan di Pulau Senoa. Kemudian melihat kerajinan tangan dan menikmati kuliner Natuna.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com