SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

246.673 Benih Lobster Dilepaskan di Natuna

  • Reporter:
  • Senin, 22 April 2019 | 09:39
  • Dibaca : 132 kali
246.673 Benih Lobster Dilepaskan di Natuna
Menteri KKP Susi Pudjiastuti melepasliarkan 246.673 benih lobster di perairan Kabupaten Natuna, kemarin. f IST

NATUNA – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti melakukan pelepasliaran 246.673 benih lobster yang terdiri atas 235.900 benih jenis pasir dan 10.773 benih jenis mutiara di Perairan Natuna pada 19 April 2019. Pelepasliaran benih lobster dilakukan di dua titik lokasi di wilayah perairan Natuna. Susi yang didampingi Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan mengingatkan masyarakat Natuna agar tidak menangkap indukan lobster yang sedang bertelur agar keberadaan spesies laut ini tetap terjaga di Natuna.

“Ratusan ribu baby lobster ini dibawa jauh-jauh dari Tanjung Jabung Timur. Benih ini kita lepas di sini untuk masyarakat Natuna. Jangan sampai ada yang menangkap lobster yang sedang bertelur demi kesejahteraan bangsa terutama sekali masyarakat Natuna,” katanya.

Ia mengatakan, baby lobster itu dilepasliarkan karena perairan Kabupaten Natuna dinilai cocok untuk pengembangan lobster. Kondisi perairan Kabupaten Natuna dengan pasir dan karang yang masih alami sangat memungkinkan bagi benih lobster untuk tumbuh dan berkembang biak.

“Kalau dilepas di Batam kurang cocok, karena di sana sudah banyak lumpur. Maka ini dilepas di Natuna agar dapat hidup dan tumbuh dengan baik,” katanya.

Lobster yang dilepas itu terdiri dari dua jenis yakni lobster jenis pasir sebanyak 10.000 ekor dan sisanya lobster jenis permata. Kesemuanya rata-rata berukuran 2,2 cm sampai 2,5 cm.

“Kami berharap dengan program semacam ini, masyarakat jadi lebih mengeri arti penting menjaga laut beserta isinya,” ujarnya.

Sebelumnya Polres Tanjung Jabung Timur, Jambi telah berhasil mengamankan sejumlah baby lobster yang diduga akan diselundupkan secara illegal ke luar negeri. Tapi dalam aksi penangkapan itu Petugas Polres Tanjung Jabung Timur tidak berhasil mengamankan yang diduga pelaku karena berhasil kabur terlebih dahulu.

Setelah diperiksa, Polda Jambi melimpahkan baby lobster tersebut ke Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu (BKIPM) Jambi untuk mendapatkan treatmen lebih lanjut.

“Kemudian kami diinstruksikan untuk memabawanya ke Natuna untuk dilepasliarkan langsung oleh Bu Menteri,” kata Pejabat Fungsional PHPI BKIPM Jambi, Miftahul Fikar.

Ia menjelaskan total baby lobster itu jika dirupiahkan berharga sekitar Rp37 miliar dengan rincian harga lobster pasir Rp150 ribu per ekor dan harga lobster mutiara Rp200 ribu per ekor.

Namun begitu, Fikar mengaku tidak mengetahui asal muasal dan kronologis penangkapan ratusan ribu baby lobster itu. “Alasannya belum diketahui karena terduga pelakunya kabur dan mengenai kronoligis penangkapannya kami tidak tahu karena itu kewenangan polisi. Kami hanya menerima limpahan dari kepolisin untuk dilepasliarkan,” katanya.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com