SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

3.000 Pelanggan Baru Dilayani Waduk Sentani

  • Reporter:
  • Selasa, 19 Maret 2019 | 09:39
  • Dibaca : 187 kali
3.000 Pelanggan Baru Dilayani Waduk Sentani
Waduk Sentani di Kabupaten Karimun, kemarin. Dua proyek di Waduk Sentani yakni IPA dan SPAM IKK telah rampung dan rencananya dioperasikan April 2019.

KARIMUN – Sedikitnya 3.000 keluarga segera menikmati air bersih sejalan dengan rampungnya dua proyek Instalasi Pengelolaan Air dan Sistem Penyediaan Air Bersih Ibukota Kecamatan (SPAM IKK) Waduk Sentani, Karimun.

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun berencana mengoperasikan kedua fasilitas baru tersebut setelah diresmikan pada April mendatang.

Direktur PDAM Tirta Karimun Indra Santo mengatakan, untuk saat ini BUMD naungan pemerintah Kabupaten Karimun tersebut telah mampu mendistribusikan air bersih kurang lebih ke 7.600 pelanggan di wilayah pulau Karimun.

“Saat ini kita mampu mendistribusikan air ke 7.600 pelanggan. Setelah dua proyek di waduk Santani ini selesai maka ditafsir akan ada 3.000 pelanggan baru lagi dapat menikmati air bersih,” kata Indra, Senin (18/3).

Ia mengatakan, untuk saat ini debet air di tiga waduk milik PDAM masih mampu mendistribusikan air bersih kepada pelanggan lama, meski Kabupaten Karimun saat ini mengalami musim kemarau.

“Untuk air bersih bagi pelanggan aman karena sudah dibantu pasokan air dari Waduk Sentani. Proyek Sentani ini sudah selesai tapi belum dilimpahkan. Sehingga sekarang kita statusnya pinjam pakai ke Dinas PU untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Indra mengatakan, meski begitu PDAM Tirta Karimun masih mendapatkan kendala- kendala dalam pendistribusian air, seperti jaringan pipa yang sudah tua dan bocor, sehingga terkadang menghambat pendistribusian air.

“Sekarang kendala kami jaringan pipa yang sudah lama. Ada beberapa kali air mati karena pipa bocor. Ini rencana ke depan akan kami remajakan, karena sudah lama dan masanya untuk diganti,” ujarnya.

Pada 2019, menurutnya PDAM kembali mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan pipa sepanjang 9 kilometer. Saat ini, bantuan tersebut masih dalam tahapan lelang dan belum diketahui berapa anggarannya.

“Jaringan pipa air PDAM belum mencakup seluruh kawasan di Pulau Karimun. Masih ada beberapa wilayah yang masih belum dilalui oleh air bersih PDAM. Tahun ini kita dapat bantuan pipa 9 km, namun itu masih belum mencukupi,” katanya.

Ricky Robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com