SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

3 Orang Penderita Gangguan Jiwa Masuk DPT

  • Reporter:
  • Kamis, 24 Januari 2019 | 15:42
  • Dibaca : 107 kali
3 Orang Penderita Gangguan Jiwa Masuk DPT
ilustrasi

BATAM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam memasukkan tiga orang masyarakat Kota Batam penderita ganguan jiwa dalam Daftar Pemilih Tetap atau (DPT) pada pesta pemilu 2019 mendatang.

“Dari 57 orang masyarakat Batam yang alami gangguang jiwa di Yayasan Alfatih di Nongsa, hanya tiga orang yang masuk ke dalam DPT untuk Pemilu April 2019,” kata Komisioner KPU Batam Divisi Program dan Data Sudarmadi, Rabu (23/1).

Ia mengatakan, terpilihnya tiga orang tersebut sesuai dengan hasil pendataan yang dilakukan KPU bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam.

“Karena Batam tidak ada rumah sakit jiwa, kami hanya mendata masyarakat Batam yang alami gangguan jiwa ini yang berada di Yayasan Alfatih Nongsa,” ujarnya.

Sedangka 54 orang lagi, kata dia, tidak memenuhi persyaratan untuk masuk ke dalam DPT karena beberapa faktor. Di antaranya, tidak memiliki identitas seperti Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan lainnya.

“Kami melihat juga orang gangguan jiwa ini untuk mengikuti pemilu, tidak mungkin yang parah sakitnya akan didata,” katanya.

KPU Batam selektif memilih masyarakat yang mengalami gangguan jiwa untuk mendapatkan hak suara dalam pesta demokrasi untuk memilih calon presiden, dan wakil rakyat di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota.

“Tak mungkin nanti orang gangguan jiwa yang teriak-teriak pada saat melihat orang banyak. Karena itu bisa menganggu kelancaran pemilihan nantinya,” jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pengurus yayasan untuk memantau perkembangan pasien gangguan jiwa agar dapat memasukkan ke dalam DPT Pemilu 2019.

“Kami terus berkoordinasi ya, sehingga hak pilih masyarakat digunakan,” ujarnya.

Ia juga berharap, pelaksanaan Pemilu dapat berjalan tertib, lancar dan aman dan seluruh masyarakat terdaftar di lingkungan masing-masing. Sehingga dapat menyalurkan pilihannya sesuai dengan visi dan misi yang disampaikan oleh peserta Pemilu.

“Selain itu, kami juga terus mendata masyarakat agar masuk ke dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK),” katanya. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com