SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

39 TKA China di Bintan Dideportasi Lewat Jakarta Besok

  • Reporter:
  • Rabu, 1 April 2020 | 13:50
  • Dibaca : 3312 kali
39 TKA China di Bintan Dideportasi Lewat Jakarta Besok
Bupati Bintan Apri Sujadi meninjau lokasi isolasi sementara di Kawasan Bumi Perkemahan, Bintan, Selasa (31/3). /PEMKAB BINTAN

BINTAN – Rapat jarak jauh antara Bupati Bintan Apri Sujadi dan PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) memutuskan untuk memulangkan puluhan tenaga kerja asing asal China yang sudah berada di Bintan. 39 TKA itu dipulangkan lewat Jakarta, Kamis (2/4) besok.

Apri menyesali langkah BAI yang mendatangkan 39 TKA asal China itu di tengah wabah virus korona. Kedatangan TKA asal China itu bertepatan saat pemerintah Indonesia menghentikan kunjungan WNA ke Tanah Air mulai kemarin. TKA asal China itu tiba di Bintan melalui Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Bintan, Selasa (31/3).

Rabu (1/4), Apri menggelar rapat via video conference dengan manajamen PT BAI untuk membahas keberadaan TKA asal China. Di samping keputusan deportasi, Apri juga memastikan 39 TKA China itu tetap menjalani cek kesehatan dengan rapid tes Covid-19.

“Secara protokol kesehatan, 39 WNA tersebut tetap dilakukan Rapid Test Covid-19, sesudahnya saya minta kepada PT BAI untuk memulangkan mereka (TKA) kembali karena sudah menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujar Apri dalam keterangan pers yang diterima KORAN SINDO BATAM, Rabu (1/4).

Ketua Administrator KEK Galang Batang, Hasfarizal Handra menuturkan berdasarkan hasil pemeriksaan 39 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masuk ke PT BAI Galang Batang didapati secara dokumen administrasi keimigrasian dan prosedur karantina kesehatan telah memenuhi syarat.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri didapati bahwa TKA yang akan berkerja di PT BAI belum melengkapi dokumen tenaga kerja, salah satunya belum memiliki IMTA ( Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing).

” Untuk itu sesuai dengan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, mereka harus dikembalikan dan tidak boleh berada di lokasi PT BAI hingga memenuhi prosedur persyaratan sebagai TKA. Teknis pengembalian diserahkan ke PT BAI yang bekerjasama dengan aparat keamanan TNI dan Polri, terhitung mulai besok untuk melengkapi dokumen yang sah sebagai Tenaga Kerja Asing (TKA),” papar dia. rinto situmorang

1 Komentar

  1. Rini Kamis, 2 April 2020

Theme Portal Berita TUX_URL.com