SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

42 Bidan Ditugaskan di Daerah Terisolir

  • Reporter:
  • Jumat, 2 Juni 2017 | 13:10
  • Dibaca : 270 kali
42 Bidan Ditugaskan di Daerah Terisolir
Wabup Bintan Dalmasri menyerahkan SK CPNS kepada 42 bidan dan 2 dokter PTT Kemenkes di halaman Kantor Bupati Bintan, Kamis (1/6).m rofik

SERI BENTAN – Wakil Bupati (Wabup) Bintan Dalmasri Syam menyerahkan SK CPNS 42 bidan dan 2 dokter pegawai tidak tetap (PTT) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di halaman Kantor Bupati Bintan, Kamis (1/6). Penyerahan diselaraskan dengan upacara peringatan hari lahir Pancasila.

Para bidan dan dokter tersebut menjadi CPNS terhitung mulai 1 April lalu dan ditempatkan di daerah terisolir di Bintan. Dengan syarat tidak diperbolehkan pindah selama 10 tahun kerja, sejak pengangkatan sebagai CPNS.

“Kalau bidan dan dokter pindah dari terisolir terus siapa yang akan melayani masyarakat? Makanya jangan pindah agar masyarakat terlayani,” pinta Damasri.

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pedidikan (BKPP) Bintan Irma Annisa mengatakan, lambatnya penyerahan SK dikarenakan SK tersebut baru sampai di dinasnya akhir Mei.

“Akhir Mei baru kami terima NIP nya dari Kantor Registrasi (Kanreg) Badan Kepegawaian Nasional (BKN),” kata Irma.

Setelah menerima SK, pihakya membuatkan SK kolektif. Terkait dengan gaji, dianggarkan dari APBN. Sedangkan tunjangannya dari APBD Bintan. “Besarnya tunjangan tergantung beban kerja dan tugas pokok dan fungsinya,” terangnya.

Terkait dengan gaji mereka, akan dibayarkan secara rapel, sejak SK pengangkatan CPNS, yaitu 1 April. Sedangkan dari 1 Januari-31 Maret masih gaji dengan status PTT Kemenkes.

Menurut dia, Kemenkes sebenarnya mengangkat 43 bidan PTT untuk menjadi CPNS. Namun satu bidan mengundurkan diri. “Satu bidan mengundurkan diri karena ikut suami. Jadi totalnya 42 bidan dan 2 dokter,” katanya.

Dalam upacara hari lahir Pancasila, Dalmasri Syam juga menyerahkan menyerahkan tiga unit mobil ambulan kepada UPTD Puskesmas Kecamatan Bintan Utara, Kecamatan Teluk Sebong dan Kecamatan Tambelan.

“Tiga unit mobil ambulan ini dianggarkan pada APBD 2017. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan dasar kesehatan masyarakat,” kata Dalmasri.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com