SINDOBatam

Terbaru Metro+

Hattrick+

Jungkir Balik+

700 Warga Arema Ikut BPJamsostek

  • Reporter:
  • Minggu, 19 Januari 2020 | 21:05
  • Dibaca : 139 kali
700 Warga Arema Ikut BPJamsostek

SEIBEDUK – Sebanyak 700 warga Paguyuban Keluarga Besar Arema Batam (PKBAB) menerima kartu kepesertaan Badan Penyelanggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJamsostek). Penyerahan dilakukan simbolis yang dipadu dalam gebyar seni Bantengan Singo Qubro di Lapangan Usman Harun Seipancur, Tanjungpiayu, Minggu (19/1).

Ketua PKBAB Sunardi mengatakan, selama ini anggota PKBAB selalu patungan jika ada salah satu warga Arema di Batam yang kena musibah. Baik itu sakit, kecelakaan hingga meninggal dunia. Dengan adanya kerjasama PKBAB dan BPJamsostek (BPJS Ketenagakerjaan), paguyuban merasa terbantu. Setiap anggota PKBAB yang sudah terdaftar BPJamsostek akan mendapat perlindungan (cover) jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKm).

“Saat ini sudah ada 700 warga Arema Batam yang terdaftar di BPJamsostek. Kami akan terus tambah kepesertaan karena masih banyak anggota PKBAB yang belum paham pentingnya BPJamsostek. Bagi 1.000 pendaftar pertama, PKBAB akan menggratiskan iuran BPJamsostek selama 3 bulan,” kata Sunardi.

Kepala Kantor BPJamsostek Cabang Batam Nagoya Surya Rizal yang diwakili oleh Kepala Bidang Kepesertaan Korporasi dan Institusi, M Nuh mengatakan, PKBAB merupakan paguyuban pertama di Batam yang mendaftarkan anggotanya sebagai peserta BPJamsostek. Pihaknya berharap langkah PKBAB ini dapat diikuti paguyuban lain di Batam.

“Dalam waktu dekat Ikatan Keluarga Sumatera Selatan (IKSS) juga akan mengikuti langkah Arema Batam untuk daftar BPJamsostek,” kata M Nuh.

Dia menjelaskan, penyerahan simbolis kartu BPJamsostek ini sekaligus guna menaosialisasikan mengenai program BPJamsostek, serta kenaikan manfaat terkait PP 82 tahun 2019, mengenai JKK dan JKm.

“Saat ini, pemerintah telah menaikkan JKm sebesar Rp42 juta yang sebelumnya hanya Rp24 juta. Semoga seluruh anggota PKBAB dapat terlindungi program BPJamsostek dan menyadari akan resiko pekerjaan yg mereka geluti,” katanya.

 

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com