SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ada Oknum Bermain di Ranperda Parkir, Ubah Pasal Tentang Aturan Drop Off

  • Reporter:
  • Selasa, 28 Agustus 2018 | 13:30
  • Dibaca : 521 kali
Ada Oknum Bermain di Ranperda Parkir, Ubah Pasal Tentang Aturan Drop Off
Petugas parkir mengatur kendaraan di kawasan BCS Mall. Foto Arrazy Aditya.

BATAM KOTA – Anggota DPRD Kota Batam Udin P Sihaloho mengatakan, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Parkir Batam yang sudah diserahkan kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun untuk dievaluasi tiba-tiba berubah. Ia menduga ada oknum atau pihak yang merubah pasal tentang drop off yang tertuang dalam Ranperda Nomor 1 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir Kota Batam tersebut.

Menurut Udin, dalam pembahasan yang dilakukan Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Parkir selama tiga bulan, dalam pasal 20 ayat D tertulis peraturan tentang drop off yaitu, membebaskan biaya parkir bagi kendaraan di bawah 15 menit alias gratis.

“Ada pihak-pihak atau oknum yang mencoba bermain dan merubahnya,” ujarnya di DPRD Kota Batam, Senin (27/8/2018).

Ia mengaku baru mengetahui perubahan tersebut ketika menerima hasil evaluasi dari Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Dalam evaluasi itu, pasal 20 ayat D berubah menjadi biaya parkir yang dikenakan bagi sepeda saat memasuki tempat yang sudah ditentukan seperti mal, bandara dan lainnya.

“Tapi justru Gubernur malah tidak menyetujui itu dan bertanya kembali, apakah sepeda juga layak dikenakan biaya parkir,” katanya.

Udin menegaskan, pihaknya memiliki dan menyimpan semua dokumen saat pembahasan dilakukan oleh Pansus selama tiga bulan di tahun 2017. Dalam dokumen yang dipegang itu, tidak ada sama sekali disinggung tentang kewajiban sepeda membayar parkir.

“Saya masih simpan hasil pembasahan seperti hard copy dan rekaman serta lainnya. Tidak ada satupun yang nyatakan pasal drop off diganti dengan sepeda,” jelasnya.

Ia mengimbau kepada pihak atau oknum yang mencoba merubah regulasi tersebut untuk mengurungkan niatnya. Pasal drop off menjadi perhatian dalam pembahasan Ranperda Parkir, karena banyak pengelola parkir yang keberatan melaksanakan peraturan tersebut.

“Dengan adanya pasal ini supaya pengelola parkir agar dapat memahami dan mengikutinya,” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, ranperda tersebut sudah disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan sudah bisa diterapkan secepatnya untuk meningkatkan pendapatan ke kas daerah. “Tidak ada lagi pembahasan. Ini sudah final. Kalau ada yang masih bertanya soal dasar hukum (drop off), seharusnya dari pemabahasan awal, bukan sekarang,” katanya.

Seperti diketahui, pengendara yang hanya mengantar jemput penumpang tak perlu bayar parkir jika memasuki kawasan parkir khusus di mal atau pelabuhan. Begitu juga mereka yang tak mendapatkan tempat hingga 15 menit, juga digratiskan dari bayar parkir.

Ketentuan itu diatur dalam Perda Perubahan Nomor 1 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Parkir Kota Batam yang disahkan DPRD Batam pada tahun lalu. Aturan ini akan segera berlaku jika Perda tersebut disetujui Gubernur.

Sekretaris Pansus Perda Parkir Kota Batam, Udin P Sihaloho mengatakan, dalam Perda tersebut pihaknya tetap mempertahankan pasal drop off selama 15 menit. Jika sampai waktu yang telah ditetapkan belum juga mendapatkan tempat parkir, maka pengguna dibebaskan dari biaya parkir. Masuknya pasal drop off dalam perda tentang parkir selaras dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Dalam pasal 102 ayat 2 disebutkan, jika memasuki lokasi parkir dan tidak mendapatkan tempat parkir akan dibebaskan dari biaya parkir,” jelasnya.

Menurut Udin, pembahasan ranperda perubahan tentang parkir berjalan alot. Sehingga pansus memerlukan penambahan waktu untuk finalisasi. Dalam perubahan itu, pansus menyepakati beberapa poin yang bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal serta mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam dari sektor parkir.

“Kami sepakat bahwa tarif parkir tidak ada kenaikan. Untuk motor tetap Rp1.000 dan mobil Rp2.000,” ujarnya. iwan sahputra

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com