SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Amankan 2.527 Gram Sabu Asal Malaysia

Amankan 2.527 Gram Sabu Asal Malaysia
ilustrasi

BATAM – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau (Kepri) mengungkap 3 kasus penyelundupan narkoba dan mengamankan 2.527 gram sabu dari 4 tersangka. Sabu lebih dari 2,5 kg ini berasal dari Malaysia dan dibawa oleh TKI yang menjadi kurir.

Kepala BNNP Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan dalam konferensi pers yang digelar di Kantor BNNP Kepri, Kamis (22/3/2018) siang mengatakan, keempat tersangka diamankan dalam waktu yang berbeda. Penangkapan pertama dilakukan terhadap S (28) yang diamankan di pintu keberangkatan Bandara Internasional Hang Nadim pada Selasa, 6 Maret 2018 lalu sekitar pukul 08.00 wib oleh petugas Bea Cukai. Dari tangan S, petugas mendapati 1.004 gram sabu.

“Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui bahwa sabu ini diterima dari B yang hingga saat ini DPO di Batam. Sabu ini rencananya akan dibawa ke Padang dengan upah sebesar Rp10 juta. Tapi, tersangka S baru menerima uang sebesar Rp3 juta untuk operasional saja dari B,” kata Richard.

Selang seminggu kemudian, atau tepatnya pada Senin, 12 Maret 2018 lalu, petugas Bea Cukai Pelabuhan Internasional Batam Center berhasil mengamankan MP (29) yang kedapatan membawa sabu seberat 168 gram. Saat diinterograsi, MP datang ke Batam bersama rekannya J (25). Kedatangan keduanya ke Batam untuk mengambil sabu dan membawanya ke Lombok sesuai perintah H (DPO) yang berada di Malaysia.

Atas keterangan MP, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap J yang diketahui berada di Bandara Hang Nadim untuk berangkat ke Lombok. J berhasil ditangkap saat sedang antri check in di pintu keberangkatan. Dari tangan J, petugas mendapati 195 gram sabu.

“Kedua tersangka ini merupakan TKI yang bekerja secara tempo waktu perbulan di Malaysia. Dari pengakuan keduanya, mereka sudah dua kali membawa sabu dari Malaysia. Sebelum ditangkap, mereka sudah berhasil membawa sabu ke Lombok dengan modus sabu tersebut dimasukkan ke anus. Dan penangkapan kali ini merupakan yang kedua kalinya dengan modus yang sama,” kata Richard.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com