SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Anambas Krisis Air Bersih

  • Reporter:
  • Rabu, 13 Maret 2019 | 12:14
  • Dibaca : 129 kali
Anambas Krisis Air Bersih
Bupati Anambas Abdul Haris memberikan sambutan dalam Musrenbang Kabupaten Anambas, kemarin. f jhon munthe

ANAMBAS – Kebutuhan air bersih menjadi usulan prirotas yang disampaikan masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Anambas. Bupati Anambas Abdul Haris mengatakan, sudah sering membahas masalah air bersih. Bahkan tahun 2017 sudah ada DED pembangunan tampungan air bersih di air Terjun Temburun.

“Untuk menyelesaikan masalah ini perlu kerja sama dengan semua pihak. Bahkan setiap sambutan sudah saya sampaikan dan dengan pak wakil juga sudah sering membahas masalah air ini,” katanya saat menyampaikan sambutan, Senin (11/3) malam.

Ia mengatakan, setiap desa harus secara bersama-sama mencari sumber air untuk masyarakat. Apalagi letak geografis kepulauan tentunya air bersih menjadi tantangan setiap desa. Perlu membuat perencanaan pembangunan penyediaan air bersih disetiap desa. Bahkan Pemkab Anambas berupaya untuk setiap desa memiliki embung atau sumber air.

“Sebagai daerah kepulauan tentunya masalah air ini pasti menjadi prioritas. Apalagi jika hujan tidak turun dua sampai tiga pekan maka banyak daerah kita yang kekurangan air. Saya berharap setiap desa memiliki embung agar masalah air ini bisa teratasi. Kalau kita kerjakan bersama-sama pasti bisa,” ujarnya.

Pemkab Anambas juga menargetkan tahun 2020 akan membangun embung di satu desa, khususnya di desa yang memang sulit untuk mendapatkan air bersih. Ia berharap dalam membuat perencanaan, benar-benar memperhatikan segala aspeknya agar saat pengerjaan tidak ada lagi perubahan.

“Perencanaan betul-betul perencanaan. Jangan nanti pas pelaksanaan sampai berkurang. Semua harus bersinergi agar masalah air ini bisa teratasi,” katanya.

Menurut dia, ada beberapa desa yang sangat membutuhkan air bersih seperti Air Asuk, Lidi, Liuk di Kecamatan Siantan Tengah, Desa Mengkait, sekitar Telaga untuk di Kecamatan Siantan Selatan, serta di Jemaja dan pulau-pulau kecil seperti Mampok dan Sunggak.

“Beberapa desa memang sangat membutuhkan prioritas penyediaan air bersih ini. Kami berkeinginan agar desa yang menjadi prioritas ini bisa direncanakan pembangunannya dengan baik,” katanya.

jhon munthe

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com