SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Antisipasi Kenakalan Remaja, Batasi Jam Keluar Anak

Antisipasi Kenakalan Remaja, Batasi Jam Keluar Anak
Petugas Satpol PP Kota Tanjungpinang membubarkan sekelompok remaja yang berkumpul hingga larut malam, beberapa waktu lalu. KPPAD Kepri mengimbau orang tua agar membatasi jam keluar anak-anak, terutama di malam hari. JOKO SULISTYO

PINANG – Kenakalan remaja dan kekerasan terhadap anak di Provinsi Kepri masuk tahap mengkhawatirkan. Orang tua diimbau memberi pengawasan ekstra dan membatasi jam keluar anak, terutama di malam hari.

Ketua Komisi Pengawasan dan Pelindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri Faisal mengatakan, orang tua harus terlibat aktif mengawasi pergaulan anaka-anaknya di luar rumah.

Komunikasi antara orang tua dengan anak juga harus ditingkatkan agar terjalin ikatan emosional yang erat pada si anak.

“Sebagai orang tua, sudah seharusnya mengetahui dengan siapa anak-anaknya bermain, dimana dan tahu masalah-masalah apa yang sedang dihadapi si anak,” kata Faisal di Tanjungpinang, Rabu (19/7).

Faisal mengatakan, selain dengan anak, orang tua juga perlu menjalin komunikasi dengan pihak sekolah atau lembaga pendidikan luar sekolah tempat anak menuntut ilmu. Dengan demikian, orang tua dapat mengetahui setiap perkembangan anaknya.

“Kami ingin orang tua dapat menjadi pelindung, pengayom sekaligus sahabat bagi anak-anaknya. Yang paling perlu menurut kami adalah, batasi jam keluar anak di malam hari,” katanya.

Pada periode Januari-Juni 2017, KPPAD Kepri sudah menangani 35 kasus dengan jumlah korban 53 anak. Faisal mengatakan, untuk kasus anak bermasalah dengan hukum ada 6 kasus dengan jumlah anak terlibat 16 orang.

Kemudian, 18 kasus anak dalam perlindungan khusus dengan jumlah 25 anak, dan 11 kasus hak dasar anak yang melibatkan 12 orang anak.

Selengkapnya baca KORAN SINDO BATAM

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com