SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

APBD Anambas Rp1,228 Triliun

  • Reporter:
  • Rabu, 27 November 2019 | 10:21
  • Dibaca : 140 kali
APBD Anambas Rp1,228 Triliun
Bupati Anambas Abdul Haris didampingi Ketua DPRD Kepulauan Anambas Hasnidar menandatangani kesepakatan APBD 2020 usai rapat paripurna, Selasa (26/11). /JHON MUNTHE

ANAMBAS – DPRD dan Pemkab Anambas menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020 dengan angka Rp1,228 triliun atau mengalami kenaikan Rp14,8 miliar dibandingkan APBD 2019.

“Kita melakukan pembahasan di tingkat banggar, komisi dan fraksi. Dan juga sudah dilakukan pembahasan di tingkat OPD. Mudah-mudahan ini sudah sesuai dengan kebutuhan dan program yang dicanangkan,” kata Ketua DPRD Kepulauan Anambas Hasnidar, Selasa (26/11).

Hasnidar menguraikan, belanja tidak langsung telah disepakati pada angka Rp467,22 miliar dan belanja langsung Rp760,6 miliar. DPRD berharap apa yang telah disusun banggar DPRD dengan tim TAPD Pemkab Anambas bisa berguna untuk kemajuan Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Kami harap, anggaran ini tepat sasaran dan langsung mengarah pada pembangunan yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris meminta DPRD menjalankan fungsi pengawasan kepada eksekutif. Pasalnya, dalam penggunaan anggaran pada OPD teknis tak menutup kemungkinan terjadi kelalaian, sehingga perlu diingatkan agar semua berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Untuk itu, kami butuh pengawasan di bagian teknis, karena semua program dan pembangunan dilaksanakan oleh OPD teknis. Karena banyaknya kegiatan, tidak menutup kemungkinan terjadi kesalahan. Maka dari itu, kami butuh pengawasan dari DPRD,” ujar Bupati.

Haris menambahkan, pihaknya tidak menutup diri akan saran maupun kritik dari semua elemen. Selagi saran tersebut yang membangun dan demi kesejahteraan masyarakat.

“Kami menerima kritik dan saran itu, demi kebaikan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

APBD Kepri Rp3,945 Triliun

Sebelumnya, DPRD dan Pemerintah Provinsi Kepri juga sudah menyepakati plafon anggaran sementara APBD tahun 2020 sebesar Rp3,945 triliun pada sidang paripurna di kantor DPRD Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu lalu.

Dari jumlah total APBD 2020 tersebut, rencana penerimaan pendapatan daerah tahun anggaran 2020 diproyeksikan sebesar Rp3,870 triliun, mengalami kenaikan sebesar 4,22 persen atau sebesar Rp156 miliar.

“Asumsi kenaikan pendapatan 2020 tersebut berasal dari rencana pendapatan asli daerah meningkat sebesar 2,47 persen atau sebesar Rp31 miliar, target lain-lain pendapatan daerah yang sah menurun sebesar 26,84 persen atau sebesar Rp14 miliar,” kata Plt Gubernur Kepri Isdianto.

Kemudian untuk proyeksi jumlah belanja daerah tahun 2020 mengalami kenaikan sekitar 2,22 persen atau Rp112 miliar, dari Rp3,833 triliun menjadi sebesar Rp3,945 triliun.

Jumlah belanja tersebut, lanjut Isdianto, telah memenuhi amanat pasal 31 ayat 4 UUD Tahun 1945 dan UU Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, untuk mengakomodir besaran anggaran 20% dari jumlah APBD untuk pendidikan dan untuk bidang kesehatan sebesar 10 persen.

“Dari total APBD Kepri 2020 telah ditetapkan anggaran untuk bidang pendidikan sebesar Rp1,021 triliun atau sekitar 25,9 persen dan bidang kesehatan sebesar 10 persen,” jelas Isdianto.

Isdianto juga mengatakan bahwa total sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) pada tahun anggaran 2019 sebesar Rp75 miliar juga bakal dimasukan kedalam pagi anggaran 2020. “Ke depannya, Pemprov Kepri akan mengedepankan evaluasi diri isu strategis yang menjadi dasar pembangunan di Provinsi Kepri,” ucapnya.

jhon munthe/ant

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com