SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Arianti, Penderita Tumor Usus di Karimun Butuh Bantuan

  • Reporter:
  • Kamis, 8 Agustus 2019 | 11:12
  • Dibaca : 140 kali
Arianti, Penderita Tumor Usus di Karimun Butuh Bantuan
Anak dan saudara Arianti menunjukkan hasil scan dari RS Muhammad Sani Karimun, Rabu (7/8). Terlihat Arianti hanya bisa terbaring. /ERNIS HUTABARAT

Ariati (43) warga RT 002 RW 003, Gang Paud Nur Gemilang, Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun membutuhkan bantuan dermawan. Ia divonis tumor usus dan tidak ada biaya untuk berobat.

ERNIS HUTABARAT, Karimun

Wanita berjilbab itu terbaring lemah di tempat tidur. Sesekali ia merintih dan menahan sakit di perutnya. Jangankan untuk bergerak, makan pun ia sudah sulit. Sehari-hari ia hanya mendapat energi dari jus buah dan sedikit roti. Sedangkan makanan lain seperti nasi membuat perutnya terasa sakit.

Ariyanti mulai sakit sejak Juni 2019 atau pasca lebaran Idul Fitri lalu. Semula ia tak mengetahui sakit yang ia derita, begitu juga keluarga. Pertama kali, Arianti mengeluh sakit perut. Perempuan yang sehari-hari sebagai penjual di kantin SMP 2 Tebing, Karimun, ini hanya berobat di puskesmas setempat. Upaya itu belum berhasil memperbaiki keadaan perut Arianti yang semakin hari semakin membesar.

“Kami hanya bisa membawanya berobat ke Puskesmas karena tidak punya BPJS dan KIS. Dan beberapa waktu lalu kita bawa berobat dokter, dan disarankan untuk scan ke Rumah Sakit,” ujar Suami Aryanti, Budi Sunarianto (46), Rabu (7/8).

Saran itu dilakukan pihak keluarga dengan membawa ibu enam anak itu ke RSUD Muhammad Sani Karimun. Bukan main terkejut, setelah pihak keluarga mengetahui Arianti menderita tumor usus. Bahkan penyakit yang dianggap hanya sakit biasa itu sudah menyebar ke bagian liver. Dokter yang menanganinya, menurut Budi meminta untuk segera membawa Arianti ke RS Otorita Batam guna melakukan pengobatan lanjutan.

“Harus di bawa ke Batam, karena di sini belum bisa melakukan operasi, hasil diagnosa dokter istri saya mengidap tumor usus. Sebenarnya sudah sejak Jumat (2/8) lalu diminta langsung ke Batam, namun belum ada biaya,” katanya.

Kondisi ekonomi dan keterbatasan ruang gerak pihak keluarga, menjadi kendala pengobatan Arianti. Dengan kondisi ini, sang suami terus berupaya. Pihak keluarga, tetangga dan rekan Arianti juga sudah berkumpul untuk membantu.

“Rencananya akan bawa ke RS Otorita Batam untuk pengobatan kemo therapy dengan dana seadanya,” katanya.

Untuk para dermawan yang hendak membantu meringankan penyakit dideritanya, dapat menghubungi sang suami Budi dengan narahubung 082287548439

***

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com