SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Aroma Gelar Menyengat

  • Reporter:
  • Selasa, 3 April 2018 | 12:19
  • Dibaca : 49 kali
Aroma Gelar Menyengat

LIVERPOOL– Seluruh elemen klub, pemain, dan fans Manchester City (Man City) boleh jadi sudah tidak sabar menantikan laga kontra rival sekota, Manchester United (MU), akhir pekan nanti.

Sukses menaklukkan Everton 3-1, 31 Maret lalu,The Citizenshanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengunci gelar Liga Primer ketiga. Hasil bagus di Goodison Park membuat Man City tidak tersentuh. Mereka nyaman memuncaki klasemen sementara dengan mengoleksi 84 poin. Vincent Kompany dkk unggul 16 poin dari MU di peringkat 2. Sukacita tidak mampu disembunyikan Kompany. Menurut dia, perjuangan keras timnya musim ini akan segera terbayar. Bek asal Belgia itu bahkan menganggap men – jadi juara di Etihad Stadium dengan mengalahkan MU merupakan sebuah kesuksesan besar yang tidak bisa digantikan oleh apa pun.

“Saya telah tinggal di Manchester pada waktu lama sehingga saya mengetahui betul betapa pentingnya laga melawan MU, apalagi ini akan menentukan gelar juara. Pertandingan itu sangat kami nantikan,” kata Kompany, dilansir dailymail . Kemenangan atas Everton juga terasa istimewa bagi sang Pelatih Pep Guardiola. Itu menjadi kemenangan ke-50 yang diraihnya dari 69 laga Liga Primer. Dia merupakan pelatih tercepat kedua setelah Jose Mourinho (50 dari 63 laga). Sejauh ini Guardiola telah mengoleksi 21 kemenangan dari 22 tim yang dihadapinya pada Liga Primer. Juru taktik asal Spanyol itu mengaku sangat senang bisa mengalahkan Everton untuk pertama kalinya. Menurut dia, The Citizens sangat pantas memenangkan laga karena menunjukkan kinerja fantastis.

“Kami tahu bahwa kami harus memenangkan semua laga. Kami melakukan pekerjaan kami pada babak pertama. Kami bermain sangat bagus dan klinis. Kami mem – butuhkan satu kemenangan untuk juara,” paparnya. Apa yang dikatakan Guar – diola tercermin dari kinerja tim di lapangan. Sebagai tim tamu, Man City justru menggebrak lewat gol-gol yang disum bang – kan Leroy Sane (4), Gabriel Jesus (12), dan Raheem Sterling (37). Satu-satunya gol Everton disumbangkan Yannick Bolasie (63). Kendati siap berpesta, Guardiola meminta pasukannya tidak larut dalam euforia berlebihan. Terlebih, Man City sudah dinanti Liverpool pada laga leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (4/4).

Guardiola menegaskan, apabila mampu mengatasi Liverpool, jalan Man City meraih treble winners musim ini akan terbuka lebar. Selain gelar Liga Primer yang sudah di depan mata, mereka telah mendapatkan trofi Piala Liga. “Kami harus pergi ke Anfield Stadium dengan perasaan positif. Kami memiliki waktu beberapa hari untuk mempersiapkan diri. Kami ingin meraih hasil maksimal atas Liverpool sebagai modal untuk leg kedua nanti,” tandasnya. Di kubu lawan, Everton gagal menjaga konsistensi pascameraih dua kemenangan beruntun pada dua laga Liga Primer sebelumnya.

Tim ber – juluk The Toffees itu masih ter – paku di peringkat 8 klasemen sementara dengan 40 poin. Kurang menggigitnya Everton membuat masa depan Pelatih Sam Allardyce di spe – kulasikan. Beberapa nama se – perti Paulo Fonseca dan Marco Silva tengah dipertimbangkan klub sebagai pengganti. Namun, Allardyce tetap fokus pada pekerjaannya. Dia mengaku enggan mengkritik para pemainnya, kendati berada di bawah tekanan Man City pada babak pertama. Dia justru memuji se ma – ngat juang timnya yang coba mengatasi ketertinggalan.

“Kami tertinggal 0-2 dengan cepat, tapi kami mencoba kembali ke permainan. Kami panik dan memberikan ruang cukup besar dan kebobolan ketiga kalinya melalui se rang – an balik. Kami tampil lebih baik pada babak kedua,” ujarnya. Bendera putih juga sudah dikabarkan kubu The Red Devils. Pelatih MU Jose Mourinho mengatakan hampir tidak mungkin mengejar dan menjegal Man City dalam perburuan gelar. MU memang telah mengumpulkan 68 poin setelah 31 pertandingan. Jumlah tersebut, menurut Mou, jika terjadi pada liga lain berarti persaingan menuju gelar juara. “Pada liga lain kami akan berjuang mendapatkan gelar,” kata Mourinho.

MU sendiri mendapat hasil positif dengan mengalahkan Swansea City 2-0 melalui gol Ro melu Lukaku dan Alexis Sanchez. Satu gol Lukaku ke gawang Swansea membuat penyerang asal Belgia itu meng genapi torehan pro duk – tivitasnya menjadi 100 gol pada Liga Primer. Dia juga men jadi salah satu pemain termuda pada Liga Primer yang mencapai angka 100 gol. Bagi Sanchez, ini adalah gol per – tama nya pada Liga Primer sejak didatangkan dari Arsenal. Posisi kedua sebenarnya tidak bisa dibilang buruk untuk MU. Sejak menjadi juara di era Alex Ferguson pada musim 2012/2013, The Red Devils ha – nya berhasil menyelesaikan mu sim di peringkat 7, 4, 5, dan 6 dalam empat musim ter – akhir. Mou menyebut bahwa tim nya masih berada dalam masa transisi dari sisi men – talitas.

“Musim lalu kami me – menangkan gelar, tetapi menempati posisi 6 pada liga,” kata Mourinho, yang memim – pin United ke Piala Liga dan Liga Europa. Kami ingin finis kedua tahun ini dan mendapat 10 poin lebih banyak dari mu – sim lalu, lebih banyak gol dicetak, kebobolan lebih sedikit, tetapi ada klub yang hampir mustahil dikejar,” tutur Mou.

Alimansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com