SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Arus Balik, Tiket Feri ke Anambas Ludes

Arus Balik, Tiket Feri ke Anambas Ludes

ANAMBAS – Pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Anambas yang mudik kelimpungan mencari transportasi arus balik. Mereka terpaksa menunggu KM Bukit Raya yang diperkirakan sandar ke Kepri pada 8 Juli atau lima hari setelah hari pertama masuk kerja.

“Saya sudah cari tiket feri jauh hari untuk mengejar hari pertama masuk kerja tapi semua habis sampai tanggal 8 Juli. Terpaksa naik KM Bukit Raya tapi pasti terlambat masuk hari pertama kerja,” ungkap Anto, salah satu PNS Anambas yang mudik ke Tanjungpinang saat dihubungi, kemarin.

Anto kembali ke Anambas bersama rekan-rekannya yang sepakat naik KM Bukit Raya. Kapal milik Pelni itu ditarik dari Kepri ke Kalimantan selama mudik Lebaran pekan lalu.

Adapun hari pertama masuk pegawai pemerintah setelah libur Lebaran jatuh pada hari Senin (3/7) mendatang. Artinya Anto dan rekannya terlambat masuk kerja sampai lima hari dan baru masuk pada 10 Juli atau Senin pekan depannya. Anto mengaku tidak mampu membeli tiket pesawat menuju Anambas karena harganya mahal.

“Harga tiket pesawat selangit. Mau tak mau naik Bukit Raya,” ujar Anto.

Pegawai lain yang enggan menyebut namanya juga menghadapi masalah yang sama. Dia tidak bisa masuk kerja tepat waktu karena tidak kebagian tiket feri ke Anambas sehingga pilihan tinggal KM Bukit Raya.

“Pasrah saja kalau dipotong tunjangan kesra, mau bagaimana lagi. Bukannya mau lama-lama mudik tapi mau pesan tiket jauh hari sebelum Lebaran tetap saja tidak kebagian,” sebut dia.

Sekretaris Daerah Pemkab Anambas Sahtiar mengatakan ada evaluasi pegawai yang tidak masuk usai cuti bersama dan libur Lebaran. Meski begitu, masih ada kelonggaran bagi PNS yang punya alasan yang masuk akal seperti tidak tersedianya transportasi arus balik.

“Senin 3 Juli pegawai seharusnya sudah masuk karena pelayanan sudah harus dibuka seperti biasa. Tapi ada toleransi kalau memang benar alasan terlambat karena transportasi,” ujar Sahtiar.

Lingga Tambah Armada
Dalam perkembangan lain, Kapal MV Arena 2 disiapkan untuk mengangkut arus balik dari Lingga-Tanjungpinang mulai hari ketiga Lebaran. Kapal berangkat dari Pancur.

“Kami tambah armada untuk rute Pancur-Pinang. Ini akan membantu mengurai kepadatan arus balik dari Pulau Lingga dan pulau-pulau di Senayang,” papar Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Lingga, Selamat, kemarin.

Dia memperkirakan kepadatan arus balik terjadi mulai hari ketiga atau kemarin sampai H+7 akhir pekan ini. Sehingga Kapal MV Arena 2 disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Rute pelayarannya sama dengan Speedboat Istiqomah, menyinggahi Senayang dan pulau sekitar.

“Jadi kalau yang mau berangkat pagi bisa dengan kapal Istiqomah, siangnya bisa naik MV Arena 2,” jelasnya.

Sedangkan rute Sungai Tenam Lingga yang pada arus mudik kemarin dilayani Arena 2, akan diatasi dengan kapal MV Lintas Kepri.

Selamat mengungkapkan untuk rute mudik terpadat Kabupaten Lingga pada tahun ini terjadi pada rute Batam-Jagoh. Pada arus balik kali ini, pihak operator sudah siaga apalagi libur Lebaran bersamaan dengan libur sekolah yang masih panjang.

“Kami sedikit terbantu dengan hari libur. Jadi penumpang tidak menumpuk pada H+3. Kebanyakan yang balik itu para pekerja yang terikat jadwal masuk kerja. Sedangkan yang tidak terikat, akan lebih santai. Libur sekolah juga sampai H+17,” terang Selamat.

jhon munthe/jamariken tambunan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com