SINDOBatam

Terbaru Spirit+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Atasi Gangguan Sinyal di Pulau Terluar

  • Reporter:
  • Rabu, 11 Juli 2018 | 10:04
  • Dibaca : 82 kali
Atasi Gangguan Sinyal di Pulau Terluar
Ilustrasi.

BINTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan akan membangun empat tower Base Transceiver Station (BTS) di Tambelan untuk mengatasi permasalahan telekomunikasi di pulau terluar di Kabupaten Bintan itu.

Kepala Bagian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Bintan Aupa Samake mengatakan, hal ini berawal dari pertimbangan dan survei kebutuhan Ditjen Pengelolaan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo melalui Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) menggagas harapan Indonesia Merdeka Sinyal Tahun 2020.

BP3TI bersama pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota khususnya di wilayah terluar, terdepan dan tertinggal (3T) dengan sigap melakukan peninjauan lapangan untuk melihat wilayah yang belum terjangkau sinyal. Pemkab Bintan melalui Bagian Kominfo turut serta mengambil bagian, beberapa titik lokasi dimuat menjadi wilayah target.

Pemkab Bintan dipastikan akan mendapatkan empat unit tower BTS di Kecamatan Tambelan, yakni di Desa Pulau Pinang, Desa Pengikik, Desa Mentebung dan Desa Pejantan. Untuk mewujudkan ini, tim survei BP3TI sudah turun ke lapangan pada April lalu. Lebih dari satu bulan melakukan survei, ditetapkan 4 titik lokasi dengan kategori blank spot seperti yang telah disebutkan.

“Empat tower BTS akan dibangun di Tambelan. Hasil survei dari Tim BP3TI memang empat desa di sana yang benar-benar blank spot. Insya Allah sebelum akhir tahun tower sudah berdiri,” kata Aupa saat menghadiri Rakor Indonesia Merdeka Sinyal 2020 yang diselenggarakan BP3TI di Hotel Royal Kuningan Jakarta Selatan, Senin (9/7).

Saat ini PT Inti selaku mitra BP3TI tengah mempersiapkan bahan materil bangunan tower untuk kemudian dikirim ke Kecamatan Tambelan. “Timnya sedang di Bandung, ngecek materilnya. Tanggal 17 nanti semua bahan baku akan dikirim ke Tambelan. Ketika barang sampai, teknisi juga sampai ke sana dan tower langsung dibangun” ujarnya.

Seperti diketahui kondisi geografis Kecamatan Tambelan berada pada wilayah perairan lepas yang membutuhkan perhatian serius untuk memenuhi kebutuhan sinyal secara merata.

Bupati Bintan Apri Sujadi menyampaikan, pihaknya mendukung penuh program nasional ini. Bintan sebagai Kabupaten yang berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga perlu fokus dalam masalah ini. Ketersediaan sinyal di wilayah perbatasan selain memperkokoh ketahanan bangsa juga bisa berdampak pada elemen lainnya, seperti ekonomi, sosial dan budaya.

“Era teknologi sekarang menjadikan sinyal sebagai salah satu kebutuhan penting,” katanya.

Dengan komunimasi berbasis digital, kegiatan sosial maysarakat maupun kegiatan ekonomi masyarakat bisa lebih efesien dari segi waktu dan bisa lebih efektif dari segi pengembangan. “Komitmen kami juga untuk menguatkan dan memanfaatkan semaksimal mungkin kemajuan teknologi bagi pemerintah daerah dan tentunya bagi masyarakat,” kata Apri. novel m sinaga

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com