SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Awaludin Divonis Seumur Hidup Penjara

  • Reporter:
  • Jumat, 16 Juni 2017 | 13:51
  • Dibaca : 177 kali
Awaludin Divonis Seumur Hidup Penjara
Awaludin kurir sabu 20 kilogram divonis hukuman seumur hidup penjara oleh majelis hakim, Kamis (15/6).

BATAM – Awaludin alias Pak Toni, kurir 20 kilogram divonis hukuman penjara seumur hidup. Ia dinyatakan bersalah melanggar pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Majelis hakim Mangapul Manalu, Redite Ika Septina dan Martha Napitupulu memutuskan, terdakwa dinyatakan bersalah melakukan pemufakatan jahat dan persekongkolan dalam peredaran narkotika.

“Menjatuhkan hukuman pidana seumur hidup kepada terdakwa,” kata Hakim Ketua Mangapul Manalu membacakan amar putusan, Kamis (16/5).

Putusan majelis hakim ini sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Susanto Martua. JPU Martua berpendapat, segala unsur dalam dakwaannya telah terpenuhi.

Pak Toni sempat mengajukan permohonan keringanan hukuman. Dalam nota pembelaannya, ia mengaku tidak mengetahui bila tas yang dibawa berisi sabu 20 kilogram.

“Memohon kepada majelis hakim agar memberikan hukuman yang seringan-ringannya kepada terdakwa,” kata Elisuita selaku penasehat hukum terdakwa.

Selain menyampaikan nota pembelaan, Pak Toni juga menyampaikan permohonan secara lisan. Ia menyampaikan, sabu tersebut bukan miliknya. Padahal, dari fakta persidangan dan keterangan saksi diketahui, terdakwa merupakan bagian dari sindikat peredaran narkotika internasional. Selain itu, jumlah barang bukti yang ada di terdakwa saat penangkapan berjumlah sangat banyak yakni 20,4 kilogram.

Terdakwa yang menjalani pemeriksaan di persidangan juga sempat berbelit-belit. Bahkan, ia berdalih dijebak dan dipaksa mengaku sebagai pemilik barang haram tersebut.

Diketahui dalam dakwaan disebutkan, terdakwa diamankan Polisi di Pantai Kampung Tua Tanjungmemban, Kecamatan Nongsa. Dari tangan terdakwa, polisi mengamankan dua tas rangsel warna hitam dengan merek N2on.

Dalam tas tersebut, Polisi menemukan sabu sebat 20,496 kilogram. Sabu itu diambil dari Malaysia dan akan dikirim ke Aceh dengan upah Rp60 juta.

aini Lestari

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com