SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Ayam Menantang, Pedasnya Ngajak Duel

  • Reporter:
  • Rabu, 26 April 2017 | 09:38
  • Dibaca : 364 kali
Ayam Menantang, Pedasnya Ngajak Duel

Namanya ayam menantang. Warnanya menggoda, kuning kemerahan. Rasa pedasnya mengajak penikmat pedas untuk berduel. Karena tingkat kepedasannya dari level biasa hingga super pedas.

Olahan ayam dengan nama unik diracik Retno Sulistyaningrum dan sang suami. Retno adalah pemilik kedai yang diberi nama Kedai Ayam Menantang. Menu ayam menantang ini jarang dijumpai di Batam. Bahkan bisa dibilang hanya ada di kedai ini.

Dari penampakannya, ayam manantang hampir sama dengan ayam bumbu rujak atau ayam bumbu Bali karena dibalut bumbu rempah berwarna kuning kemerahan. “Kalau dilihat dari luar memang mirip bumbu Bali dan rujak. Tapi rasanya sama sekali tidak sama,” kata Retno Sulistyanigrum, pemilik Kedai Ayam Menantang, Selasa (25/4).

Ayam menantang terasa menggiurkan dengan siraman bumbu dan daun kemangi di atasnya yang menguarkan aroma sedap. Warnanya yang menantang dihasilkan dari beberapa bumbu yang ditumis.

Proses pengolahannya pun cukup mudah. Daging ayam diungkep lebih dulu agar tekturnya tidak keras. Sedangkan ayam yang dipilih berukuran 7 hingga 8 ons, berat ini ideal untuk dimasak. “Penggunaan bumbu ungkep seperti bumbu pada umumnya. Agar ayamnya lembut,” ujarnya. Setelah matang, ayam digoreng. Bumbu menantang baru disiram saat penyajian.

Retno dan suami menciptakan bumbu menantang sebelum kedainya berdiri. Sebelum ini, ia juga sempat menjalankan rumah makan dengan menu masakan umum. Saat itu, seorang tetangga mengusulkan untuk berinovasi agar pelanggannya tak bosan dengan menu itu-itu saja. “Tetangga bosan makan ayam gitu-gitu terus. Akhirnya saya coba berkreasi dengan racikan bumbu. Untuk rasa dipertahankan, cenderung asam dan pedas,” katanya.

Bumbu ayam menantang terdiri dari kunyit, jahe, bawang merah, bawang putih, dan lengkuas. Rasa pedasnya dihasilkan dari cabai setan dan cabai rawit. Bumbu-bumbu ini kemudian dihaluskan dan dimasak hingga wangi lalu ditambah daun kemangi. Dengan bumbu ini, sensasi aroma dan rasa olahan ayam akan berbeda.

Kedai yang beralamat di Kompleks Ruko Tiban Centre, Blok D, Batam ini siap menantang pengunjungnya untuk berduel dengan pedasnya ayam. Tingkat kepedasan masakan ini level 1 hingga level 3. Meski rasanya super pedas tetapi citarasa bumbu uniknya tidak hilang. “Tingkatan pedasnya dari 1 sampai 3 atau superpedas,” kata Retno.

Satu porsi ayam menantang dengan potongan yang besar hanya Rp12 ribu. “Kalau untuk ayam saja Rp12 ribu. Ayam tambah nasi Rp16 ribu. Ini harga yang bisa dinikmati masyarakat umum,” ucap Retno.

Selain ayam menantang, kedai yang buka pukul 11 siang hingga 9 malam ini juga menyajikan menu ayam lada hitam yang tingkat kepedasannya juga hingga level 3, ayam penyet, ayam cabe ijo, dan ayam saos pedas. Kedai Ayam Menantang cukup ramai dikunjungi karena rasa masakannya sulit dilupakan. Bumbu khasnya membuat makanan-makanan yang ada mudah untuk diingat.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com