SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bacaleg Gerindra Ditangkap Polisi, Kasus Dugaan Penipuan Lahan

  • Reporter:
  • Selasa, 14 Agustus 2018 | 13:32
  • Dibaca : 137 kali
Bacaleg Gerindra Ditangkap Polisi, Kasus Dugaan Penipuan Lahan
ilustrasi

BATAM KOTA – Penyidik Satreskrim Polresta Barelang menangkap Dorkas Lominori, pengacara dan juga bakal calon legislatif (bacaleg) Partai Gerindra terkait kasus dugaan penipuan lahan yang dilaporkan sesama pengacara bernama Hartono.

Kasat Reskrim Polrersta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan, penangkapan terhadap Dorkas berdasarkan hasil penyelidikan dari penanganan kasus yang ditangani unit III berdasarkan laporan polisi nomor TBL/121/XI/2014/SPKT-Kepri yang dilaporkan korban pada 5 November 2014 silam.

“Ia sudah empat hari ditangkap. Kami menetapkannya sebagai tersangka dan langsung ditahan,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Senin (13/8/2018).

Andri menjelaskan, kasus ini berawal saat Dorkas menawarkan kepada Hartono tanah seluas 2.000 meter persegi yang berada di Kecamatan Nongsa. Namun saat itu, korban hanya bersedia membeli lahan seluas 1.000 meter persegi dan membayar uang sebesar Rp250 juta. Ketika dicek ke lapangan, ternyata lahan yang sudah dibeli merupakan ROW jalan, dan Hartono batal membeli lahan tersebut dan meminta uangnya dikembalikan.

Meski sudah berkoordinasi, namun tak ada itikad baik dari tersangka untuk mengembalikan uang korban. Hingga akhirnya Hartono melaporkan kasus penipuan tersebut ke Mapolresta Barelang pada tahun 20114 silam. Dorkas juga sudah beberapa kali dipanggil penyidik dalam kasus ini, namun tak kunjung datang memenuhi panggilan.

Penyidik akhirnya melakukan pemanggilan paksa terhadap Dorkas pada Agustus lalu sekira pukul 10.42 untuk dibawa ke Polresta Barelang. “Setelah diperiksa, tersangka langsung ditahan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengakuan tersangka, lahan yang dijual adalah hibah dari mantan suaminya. Namun surat lahan tidak bisa dikeluarkan BP Batam karena merupakan ROW jalan. Tersangka beralasan menjual lahan bermasalah kepada korban untuk menutupi kredit macet dan ingin menebus di bank. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com