SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Badai Timnas Spanyol

  • Reporter:
  • Rabu, 4 Oktober 2017 | 15:30
  • Dibaca : 602 kali
Badai Timnas Spanyol

MADRID– Riak itu sudah menjadi gelombang. Hubungan Gerard Pique dengan tim nasional Spanyol dan pendukung tidak lagi sekadar panas-dingin, tapi di titik didih. Kekecewaan tersebut disampaikan saat timnas Spanyol menggelar latihan.

Insiden tersebut terjadi pada sesi latihan terbuka timnas Spanyol di Las Rozas, dekat Madrid, Senin (2/10). Setidaknya ada seribuan suporter yang menyaksikan latihan tersebut. Beberapa suporter yang tak senang kepada Pique memanfaatkan untuk menyorakinya. Dari bangku penonton, mereka membentangkan poster bertuliskan “Pique fora” yang berarti “Pique pergi”. Ada juga poster yang menulis “Pique memuakkan, tinggalkan timnas”. Namun, tak semua mencaci Pique. Ada juga yang menulis “Pique I Love U”.

Polisi turun tangan dan menyita sejumlah poster dalam latihan selama 23 menit itu. Me dia Spanyol menggambarkan suasana tersebut dengan menulis, “Situasi Tidak Pasti, Badai Pique Tidak Dapat Diterima”. Ada juga yang menulis judul, “Hari Gelap Spanyol dengan Pique di Pusarannya”. Nasib Pique berbeda dengan Isco yang men – dapat dukungan penuh. Sayang, tidak ada ko – men tar apa pun dari Pique yang datang bersama rekan dan mantan teman satu tim di Barcelona, Jordi Alba, Busquets, Marc Bartra, dan Pedro. Busquets yang ditanya justru hanya tertawa dan mengatakan bahwa rekannya itu baik-baik saja.

Pique memang menjadi salah satu pemain Barcelona paling keras bicara tentang kondisi Catalonia setelah referendum. Mantan pe ma – in Manchester United itu mengkritik tindakan aparat yang sangat keras kepada masyarakat Catalonia yang memberikan suara. Bek berusia 30 tahun itu juga menyatakan siap meninggalkan La Furia Roja jika dianggap sebagai benalu. Sebelumnya dia telah meng – umum kan dia akan pensiun dari tugas internasio nal setelah Piala Dunia 2018 di Rusia karena bosan dikritik suporter Spanyol.

Suami penyanyi Shakira tersebut telah ber – main 91 kali untuk La Furia Roja dan menjadi bagian skuad yang memenangkan Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012. “Jika manajer Spanyol atau Federasi Sepak Bola Spanyol menganggap saya sebagai benalu, saya tidak memiliki masalah melangkah ke samping dan meninggalkan tim (Spanyol),” kata Pique setelah pertandingan melawan Las Palmas, Senin (2/10). Menanggapi situasi ini, Pelatih Timnas Spa – nyol Julen Lopetegui tak mau terpengaruh. Dia tetap memuji kontribusi Pique.

Menurut dia, pemain yang sudah tampil sembilan kali ber sama timnas Catalonia itu memiliki sikap luar biasa. “Saya melihat bagaimana dia ter mo tivasi dan antusias. Dia baik dan bers e ma ngat, jika tak seperti itu, saya tidak akan bersama dia,” tutur Lopetegui, dikutip Marca, kemarin. Dia juga menolak disalahkan terkait ke pu – tus annya menggelar latihan terbuka. Pelatih berusia 51 tahun itu mengatakan, justru tidak bijak jika menggelar latihan tertutup.

“Saya tahu situasinya tidak menyenangkan, tapi saya meminta sedikit pemahaman dan kewarasan kepada banyak orang,” tuturnya. Spanyol sekarang berada di Grup G unggul tiga poin dari Italia di posisi kedua. Latihan di – la kukan untuk lanjutan laga kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa menghadapi Albania (6/10) dan menjalani laga tandang melawan Israel tiga hari kemudian. Kemenangan atas Albania akan membawa Spanyol terbang ke Rusia. “Saya berharap semua memahami bahwa tim ini memerlukan dukungan mereka,” ujarnya. (KORAN SINDO)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com