SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bangun Penduduk dan Keluarga Berkualitas

  • Reporter:
  • Kamis, 21 Maret 2019 | 11:43
  • Dibaca : 114 kali
Bangun Penduduk dan Keluarga Berkualitas
Wakil Gubernur Kepri Isdianto memukul gong tanda dibukanya Ranperda Program KKBPK dari BKKBN Kepri di salah satu hotel di Tanjungpinang, Rabu (20/3). /HUMAS PEMPROV KEPRI

PINANG – Wakil Gubernur Kepri Isdianto membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepri di salah satu hotel di Tanjungpinang, Rabu (20/3).

Dalam kesempatan ini Wakil Gubernur mengatakan jika sejauh ini BKKBN Kepri dinilai sudah berhasil menjalankan tugasnya dengan dibuktikan berhasil menekan penurunan angka kelahiran dari 2,5 persen menjadi 2,3 persen pada tahun 2017. Ia berharap BKKBN terus melakukan penyuluhan-penyuluhan kepada masyarakat, dan kepada seluruh kabupaten/kota agar segera menyelesaikan grand design program kampung KB yang sudah digagas sebelumnya.

“Penyuluhan harus inten dilakukan oleh BKKBN. Penekanan angka kelahiran ini juga bagian untuk menghindari stunting. Karena dengan kelahiran yang diatur maka kesejahteraan akan terjamin dan kelahiran anak yang berkualitas akan terwujud. Ini juga bagian untuk menghadapi era 4.0. Kita harus menyiapkan generasi yang berkualitas dan mampu bersaing,” ujar Isdianto.

Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Mediheryanto mengatakan jika BKKBN mendapat mandat untuk mewujudkan Agenda Prioritas Pembangunan Nasional (Nawacita) terutama pada Cita ke-3, Cita ke-5 dan Cita ke-8.

Upaya pencapaian Agenda Prioritas tersebut kemudian dijabarkan dengan Arah Kebijakan dan Strategi dalam RPJMN 2015-2019, di mana pada periode 2015-2019 ini, beberapa penyesuaian dan penajaman dilakukan melalui pengembangan Visi, Misi dan 9 Agenda Prioritas Pembangunan Nasional (Nawacita), yang kemudian dijabarkan menjadi Program dan Kegiatan Prioritas melalui Rencana Strategis (Renstra) BKKBN 2014 – 2019 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2019.

Sasaran strategis yang harus dicapai dalam Renstra Tahun 2015–2019 di antaranya menurunkan rata rata laju pertumbuhan penduduk (LPP) dari 1,38 persen per tahun pada tahun 2015 menjadi 1,21 persen per tahun pada tahun 2019. Kemudian menurunkan total Fertility Rate (FR) per perempuan usia reproduksi dari 2,37 tahun 2015 menjadi 2,28 tahun 2019.

Selanjutnya meningkatnya Contraceptive Prevalence Rate (CPR) semua metode dari 65,2 persen menjadi 66 persen. Tidak hanya itu, juga ipaya menurunkan kebutuhan ber KB tidak terlayani/Unmet Need dari jumlah pasangan usia subur dari 10,6 persen tahun 2015 menjadi 9,91 persen tahun 2019.

Adapun yang terakhir menurunnya Age Spesifik Fertility Rate (ASFR) dari 46 pada tahun 2015 menjadi 38 per 1.000 perempuan kelompok umur 15–19 tahun pada tahun 2019, serta menurunnya persentase kehamilan yang tidak diinginkan pada wanita usia subur dari 7,1 persen tahun 2015 menjadi 6,6 persen pada tahun 2019. Dan guna mencapai sasaran tersebut perlu dilakukan Rakerda Tahun 2019 Program KKBPK Provinsi Kepulauan Riau.

“Perlu sinergi mewujudkan kualitas hidup manusia dan keluarga di Provinsi Kepri, melalui Program KKBPK yang terintegrasi,” katanya.

fadhil

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com