SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Banjir, Pasar Berdikari Kijang Lumpuh

  • Reporter:
  • Jumat, 31 Maret 2017 | 11:11
  • Dibaca : 528 kali
Banjir, Pasar Berdikari Kijang Lumpuh
Banjir menggenangi jalan raya depan Pasar Berdikari Kijang Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kamis (30/3). novel m sinaga

BINTAN TIMUR – Aktivitas Pasar Berdikari Kijang, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur (Bintim) lumpuh akibat banjir, Kamis (30/3). Genangan air mencapai lutut orang dewasa dan membuat warga, khususnya pengendara motor enggan melintas karena takut mesin motornya mogok.

Rudi salah satu warga tidak jauh dari Pasar Berdikari Kijang mengatakan, banjir karena hujan deras selama empat jam (11.00-15.00). Menurut dia, banjir saat hujan turun bukanlah hal baru dirasakan warga Pasar Bedikari Kijang. Kawasan pasar mudah tergenang air meski hujan dengan intensitas rendah, akibat drainase di kurang terawat.

“Drainase sempit dan tersumbat sampah membuat air meluap hingga menggenagi area pasar,” ujarnya.

Dia mengatakan, pemerintah sempat memperbesar drainase, namun upaya itu belum maksimal menampung debit air saat hujan lebat. “Kalau hujan lebat berjam-jam pasti banjir,” katanya.

Lurah Kijang Kota Anton Hatta Wijaya mengatakan, pihaknya terus mengupayakan perbaikan saluran air dan drainase yang kerap jadi langganan banjir, khususnya di kawasan Pasar Berdikari Kijang. Pihaknya bersama instansi terkait juga sering membersihkan sampah dan memperdalan drainase di sekitar pasar.

“Kami segera gelar kerja bakti lagi untuk membersihkan dan memperdalam drainase supaya mampu menampung debit air ketika hujan,” ujar Anton.

Pihaknya bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bintan juga sudah meninjau titik-titik banjir untuk perencanaan normalisasi drainase dan penataan lokasi.

“Beberapa hari lalu kami sudah meninjau lokasi bersama PU. Karena pada tahun ini akan ada normalisasi drainase sebagai solusi mengatasi banjir di Pasar Berdikari. Pasar juga akan ditata jadi Kampung Tua,” ungkap Anton.

Dalam kesempatan itu, Anton mengimbau warga di sekitar pasar untuk tidak membuang sampah di parit.

“Sampah juga jadi salah satu penyebab banjir. Pedagang dan warga sekitar agar membuang sampah pada tempatnya,” pintanya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com