SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bank Mandiri Blokir Rekening Nasabah, Terindikasi Kejahatan Skimming

  • Reporter:
  • Selasa, 7 Agustus 2018 | 10:49
  • Dibaca : 100 kali
Bank Mandiri Blokir Rekening Nasabah, Terindikasi Kejahatan Skimming
ilustrasi

KARIMUN – Bank Mandiri Cabang Karimun memblokir sejumlah rekening nasabahnya karena dianggap terindikasi terkena kejahatan skimming. Langkah ini dilakukan setelah pada pekan lalu kejahatan pembobolan rekening nasabah bank kembali terjadi di Karimun.

Salah seorang nasabah Bank Mandiri yang enggan namanya disebutkan merasa khawatir mengetahui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) miliknya diblokir oleh pihak Bank. Ia mengaku tidak mendapat pemberitahuan dari pihak bank sebelumnya.

Pantauan KORAN SINDO BATAM di Bank Mandiri KCP Tanjungbalai Karimun Jalan Teuku Umar, Kelurahan Tanjungbalai Kota, terlihat sejumlah nasabah melakukan pergantian kartu ATM. Bahkan petugas bank melakukan pelayanan terhadap nasabah hingga waktu yang lebih lama dibandingkan hari biasa.

“Kaget juga, pas mau ambil uang di monitor ditulis ATM anda untuk saat ini tidak dapat digunakan,” ujarnya sembari menunggu antrean di Kantor Bank Mandiri Cabang Karimun, Senin (6/8).

Ia berharap agar pihak bank melakukan pelayanan prima, sebab pemblokiran ini bukan merupakan persoalan biasa sehingga. Nasabah meminta penjelasan pihak Bank Mandiri terkait pemblokiran rekening ini.

“Ini merupakan persoalan serius. Pihak bank seharusnya membuat pemberitahuan ke kami. Kita datang ke sini (Kantor Bank Mandiri) pelayannya cuman ada satu. Saya saja sudah hampir satu jam di sini,” katanya kecewa.

Mengenai pemblokiran rekening nasabah, pihak manajemen Bank Mandiri Cabang Karimun masih belum bisa memberikan keterangan resmi. Meski berusaha mengonfirmasi, awak media tak bisa menemui pimpinan yang berhak memberi penjelasan terkait masalah ini.

Sementara seorang pegawai Bank Mandiri Cabang Tanjung Balai Karimun mengakui adanya pemblokiran ATM para nasabah. Wanita yang enggan namanya dikorankan itu menyebutkan pemblokiran dilakukan Bank Mandiri Pusat terhadap rekening-rekening yang disinyalir melakukan transaksi ilegal. “Tidak semua, hanya sebagian saja yang disinyalir ada transaksi ilegal. Blokir langsung dari pusat. Dari pagi cukup banyak nasabah yang datang,”ujarnya.

Sebelumunya, Aksi pembobolan rekening nasabah Bank Nasional Indonesia (BNI) 46 di Tanjungbalai Karimun kembali terjadi. Kali ini, ada sekitar belasaan nasabah yang rekeningnya dibobol dengan kerugian mencapai puluhan juta rupiah.

Terungkapnya kasus tindak pidana kejahatan pembobolan sistem perbankan atau dikenal Card Skimming, setelah sejumlah nasabah mendapatkan pemberitahuan dari SMS banking. Nasabah kaget uang dari rekening mereka telah berkurang dengan transaksi ilegal tersebut.

“Ada penarikan dana tunai secara ilegal di rekening saya. Tahunya ketika dapat SMS banking pada Rabu malam,” kata salah seorang nasaban BNI 46 yang enggan namanya disebutkan, Kamis (2/8).

Kejadian tersebut membuat dirinya khawatir, dan keesokkan harinya langsung mempertanyakan kepada pihak bank. Ternyata, SMS banking yang diterima pada malam hari benar- benar terjadi, dan uang Rp1 juta telah raib dari rekening. “Kami datang ke BNI 46 di Jalan Teuku Umar, ternyata memang benar ada penarikan dana secara ilegal di rekening saya,” katanya.

Korban mengaku selain dirinya, terdapat belasan nasabah lainnya yang juga bernasib sama. Bahkan ada seseorang yang uangnya hilang hingga Rp10 juta. “Tadi ada juga yang lain, lebih dari 10 orang. Dan ada suami seorang pegawai Puskesmas Balai yang kena sampai Rp10 juta,” ujarnya. ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com