SINDOBatam

Feature+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bank Mandiri Kembangkan Transaksi Non Tunai

  • Reporter:
  • Jumat, 6 April 2018 | 17:07
  • Dibaca : 466 kali
Bank Mandiri Kembangkan Transaksi Non Tunai

JAKARTA – PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) bersama PD Pasar Jaya mengenalkan transaksi nontunai kepada pedagang Pasar Mayestik, Jakarta Selatan.

Kerja sama dengan PD Pasar Jaya ini ber – tujuan untuk membudayakan kebiasaan bertransaksi tanpa uang tunai dan meningkatkan kenyamanan saat berbelanja. Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan, pada implementasi transaksi non – tunai ini, pedagang akan di – sewa kan alat penerima pem – bayaran (MPOS Mandiri emoney card reader) yang di – sediakan Q Cash dari PT Cyber Smart Network Asia. Q Cash juga akan membantu proses edukasi pedagang, peme lihara – an alat pembayaran, dan me – nangani keluhan pedagang. “SinergidiPasarMayestikini menjadi pilot program untuk kerja sama serupa di seluruh pasar kelolaan PD Pasar Jaya. Kami meyakini bahwa kola – borasi ini dapat mendukung program inklusi keuangan pemerintah serta menjadikan pasar tradisional dan modern sebagai motor penggerak eko – no mi Provinsi DKI Jakarta,” kata Hery di Jakarta, kemarin.

PD Pasar Jaya mengelola lebih dari 140 pasar yang me – miliki 105.223 tempat usaha dengan omzet bisnis yang di – perdagangkan mencapai lebih dari Rp150 triliun per tahun. Rata-rata pasar kelolaan PD Pasar Jaya dikunjungi lebih dari 2 juta pengunjung setiap hari atau sekitar 20% dari total penduduk DKI Jakarta. Kh – usus di UPB Mayestik terdapat sekitar 450 pedagang dengan frekuensi rata-rata kunjungan harian pada tahun 2017 se – banyak 5.500 pembeli per hari. Saat ini transaksi masya ra – kat di pasar masih didominasi kebiasaan membayar tunai. Padahal kendala untuk pem – bayaran tunai juga tidak se dikit, seperti kesulitan penye dia an pecahan kecil untuk kem balian, uang rusak atau palsu, serta risiko pengelolaan uang tunai (cash handling).

Selain itu, pengelola pasar juga sulit memonitori per – gerak an transaksi di pasar se – hingga pengawasan transaksi tidak optimal yang berpotensi membuat pendapatan penge lola pasartidakmaksimal. Karenaitu, untuk mengoptimalkan inisiatif ini, Bank Mandiri akan mem – buat program pro mosi, seperti hadiah langsung bagi pengun – jung yang melaku kan pem – belian kartu Mandiri e-money dan program Merchant Racing bagi pedagang. “Selain itu, pe – megang kartu Mandiri emoney yang paling sering bertransaksi di Pasar Mayestik juga akan menikmati program undian langsung atau lucky dip,” ungkap dia.

Bank Mandiri akan terus memperluas acceptance emoney, menyediakan sarana isi ulang, meningkatkan pro duksi kartu, memudahkan akses pem – belian kartu untuk pelang gan, edukasi, hingga mem bangun cashless society diberbagaisektor bisnis seperti pasar modern. “Ke depan, imple mentasi transaksi non tunai ini akan dilakukan di seluruh pasar kelolaan PD. Pasar Jaya,” ujarnya. Hingga akhir 2017, Bank Mandiri telah menerbitkan lebih dari 13 juta kartu berlogo Mandiri e-money dengan fre – kuensi transaksi mencapai 623 juta transaksi senilai Rp6,58 triliun. Angka tersebut me – ningkat dibandingkan dengan periode sama tahun sebelum – nya yang tercatat 385 juta tran – saksi dengan nominal Rp3,77 triliun.

Adapun layanan top up Mandiri e-Money dapat dilakukan di lebih dari 60 ribu lokasi top up yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan komposisi top up terbesar dilakukan di mini market sebesar 67%, ATM 25%, dan di cabang Bank Mandiri sebesar 6%. Bank Mandiri juga menye – diakan layanan top up Mandiri e-Money dengan meman faat – kan aplikasi e-money isi ulang atau Mandiri Online yang ada di telepon pintar memiliki fitur NFC.

Kunthi fahmar sandy

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com