SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bantuan CSR dari SKK Migas dan KKKS Kepri, Taman Bermain Pantai Kencana Resmi Dibuka

  • Reporter:
  • Jumat, 29 Maret 2019 | 15:18
  • Dibaca : 93 kali
Bantuan CSR dari SKK Migas dan KKKS Kepri, Taman Bermain Pantai Kencana Resmi Dibuka
Wabup Natuna Ngesti Yuni Suprapti bersama Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas M Atok Urrahman mencoba fasilitas olahraga di Taman Bermain Pantai Kencana, Kamis (28/3). f sholeh

NATUNA – Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti meresmikan taman bermain Pantai Kencana, Kamis (28/3). Taman tersebut merupakan bantuan dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Kepri melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Kehadiran taman menjadi daya tarik bagi masyarakat setempat dengan berbagai fasilitas olahraga yang dimiliki.

Wabup Natuna sekaligus Ketua Komite Pengembangan Masyarakat Kabupaten Natuna Sektor Hulu Migas Ngesti Yuni Suprapti mengatakan, kontribusi SKK Migas dan KKKS Kepri tidak hanya melalui dana bagi hasil saja. Namun juga dibarengi dengan kegiatan-kegiatan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat. “Salah satunya ya taman bermain dan sarana olahraga ini. Manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, ” kata Ngesti.

Perhatian SKK Migas bersama KKKS Medco E&P Natuna dan Premier Oil Natuna Sea BV sudah dirasakan sejak tahun 2017 lalu. Berbagai inovasi PPM terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas M Atok Urrahman mengatakan, bahwa kegiatan KKKS di Kabupaten Natuna selain bermanfaat dari sisi ekonomi juga bermanfaat dari kedaulatan Negara.

SKK Migas bersama KKKS juga berkomitmen membangun masyarakat melalui Program Pengembangan Masyarakat namun tidak mengambil alih fungsi dan kewenangan pemerintah. “Kegiatan Pengembangan Masyarakat wajib dilaksanakan oleh KKKS karena merupakan amanah UU Migas,” ujar Atok.

Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut Avicenia Darwis menyebutkan bahwa perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut selalu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna. Hal itu tidak hanya dalam program PPM, namun juga melalui Program Eksplorasi dan Eksploitasi yang dilakukan oleh KKKS.

“Kami berterimakasih kepada Pemkab Natuna yang selalu mendukung kegiatan Migas sehingga kegiatan eksplorasi dan eksploitasi KKKS berjalan dengan aman dan lancar,” jelasnya.

Senior Manager Relations & Security Medco E&P Natuna Drajat Panjawi mengatakan, Medco E&P Natuna berkomitmen untuk terus melakukan upaya positif membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah sekitar operasi.

Kemudian. lanjutnya, komitmen tersebut juga ditunjukkan dengan pembangunan taman bermain anak dan olahraga di Pantai Kencana. “Pembangunan taman ini merupakan kontribusi Medco E&P Natuna dan Premier Oil Natuna Sea BV untuk masyarakat Ranai dan sekitarnya. Taman bermain seluas 530.99 meter persegi ini terdiri dari dua bagian. Pertana taman bermain anak dan kedua taman olahraga untuk dewasa.

Tujuannya agar taman ini dapat digunakan oleh keluarga dan masyarakat luas,” katanya.

Sebelumnya, SKK Migas dan KKKS sudah memberikan bantuan peralatan mobiler taman bacaan di Desa Batubi yang dikelola oleh Enisa Murof.

“Kontribusi dari perusahaan berupa kursi, meja kerja, rak buku, meja bacaan anak-anak, laptop, projector dan speaker multimedia. Saat ini taman bacaan memakai sebagian rumah keluarga Enisa yang terletak di pinggir jalan raya sehingga mudah diakses oleh anak-anak di sekitarnya,” katanya.

Tidak hanya itu, pada tahun 2017, Medco E&P Natuna dan Premier Oil Natuna Sea BV juga melaksanakan pembangunan pelantar rakyar di Desa Tanjung Pala, Kecamatan Pulau Laut. Adapun ukuran pelantar yang didanai oleh kedua perusahaan itu adalah 100meter x3,20 meter.

Pembangunan pelantar rakyat di Kecamatan Pulau Laut Desa Tanjung Pala merupakan program lanjutan tahun 2013 dan 2014 yang tersisa lebih kurang 800 meter dilanjutkan untuk membantu masyarakat desa yang bertempat tinggal di atas air, tambatan kapal nelayan dan pelabuhan perintis.

“Di tahun yang sama, bantuan alat radio komunikasi nelayan di perairan Natuna juga diserahkan oleh Medco E&P Natuna melalui Ketua RAPI Kota Ranai. Perlengkapan radio komunikasi tersebut digunakan untuk memantau pergerakan nelayan lokal dan keamanan laut dengan pertimbangan faktor cuaca yang ekstrim di musim-musim tertentu dan wilayah laut Natuna yang sangat luas,” katanya.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com