SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Banyak Anak Pejabat Masuk Pondok Pesantren

  • Reporter:
  • Selasa, 23 Oktober 2018 | 12:10
  • Dibaca : 73 kali
Banyak Anak Pejabat Masuk Pondok Pesantren
Bupati Karimun Aunur Rafiq menyerahkan santunan kepada anak yatim piatu dalam peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Ponpes Ma'had Tahfizul Quran Attohiriyah di Kecamatan Moro, akhir pekan lalu. /humas pemkab karimun

KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq memastikan pendidikan pondok pesantren di kabupaten ini makin berkualitas sejalan makin bagusnya tenaga pengajar santri.

“Orang tua jangan ragu anaknya belajar di ponpes (Pondok Pesantren),” ujar Aunur dalam peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Moro, Sabtu (20/10) malam.

Aunur Rafiq bersama Wakil Bupati Anwar Hasyim menghadiri peringatan tersebut yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Ma’had Tahfizul Quran Attohiriyah di Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun.

Moro menjadi tuan rumah peringatan yang memasuki tahun ke-3. Pemkab Karimun melalui Bagian Kesra dan Kemasyarakatan menggelar perlombaan, yakni hifzhil quran, pidato tiga bahasa, kaligrafi, karya tulis ilmiah, drama islami, kirat quran dan futsal yang diawali dengan apel dan pawai keliling.

Aunur dalam sambutannya meminta pimpinan pondok pesantren serta tenaga pengajar agar kualitas para santri ponpes harus diutamakan, sehingga nantinya mampu bersaing dengan sekolah pendidikan formal lain.

“Hafiz dan hafizah di Kabupaten Karimun setiap tahunnya bertambah dan berkembang. Orang-orang yang diberikan hidayah dari Allah SWT untuk menjaga Al-Qur’an tidak akan berkurang di Kabupaten Karimun,” papar dia.

Dengan peningkatan kualitas tersebut, Rafiq juga berpesan kepada orang tua untuk tidak takut atau ragu untuk anak- anaknya belajar di Ponpes. “Sudah banyak anak-anak pejabat di lingkungan Pemkab Karimun belajar di ponpes,” ujar Bapak Santri Kabupaten Karimun itu.

Dalam peringatan hari Santri tersebut, Bupati Karimun juga memberikan hadiah kepada Guru Ponpes atas nama Fariadi Al Hafiz berangkat Umroh secara gratis. Rafiq juga menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba, memberikan santunan kepada anak yatim serta lima warga Kecamatan Moro yang tertimpa musibah angin puting beliung serta kebakaran.

Dalam kegiatan perlombaan, sebanyak 342 santri dari ponpes se-Karimun. Tujuan dari lomba ialah untuk mempererat tali silaturahmi santri dan ponpes dan menjadikan santri aktif serta menumbuh kembangkan bakat santri pada bidang yang diperlombakan. ricky robiansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com