SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Banyak Laporan, Sulit Lakukan Pengawasan

  • Reporter:
  • Senin, 9 April 2018 | 10:32
  • Dibaca : 293 kali
Banyak Laporan, Sulit Lakukan Pengawasan
Gubernur Nurdin, didampingi Bupati Apri Serahkan hadiah dan piagam kepada Kades Toapaya Selatan Suhenda, di Dompak.

BINTAN – Kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan yang telah diambil oleh Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kepri di berbagai sektor seperti Kehutanan dan Pertambangan menjadi problem baru, dalam bidang pengawasan.

Bupati Bintan Apri Sujadi yang disinggung terkait hal itu mengakui bahwa beberapa sektor potensi sumberdaya yang dimiliki Kabupaten Bintan dirasakan belum optimal. Menurut dia sulitnya pencapaian potensi sumber daya tersebut karena dinamika keterbatasan beberapa kewenangan yang kini berada di Pemrov Kepri.

“Misalnya menanggapi persoalan kehutanan, pertambangan dan juga kelautan. Kita hanya bisa melaporkan dan berkoordinasi ke pemrov Kepri, namun tidak memiliki kewenangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” ungkapnya, Minggu (8/4/2018).

Apri mengaku telah banyak menerima laporan dari masyarakat, misalnya tentang penggundulan lahan di kawasan Bintan, namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak.

“Ada yang bilan. Pak, itu lahan kita habis ditebangin Pak. Lalu ada juga yang bilang Pak, itu lahan kita habis ditambang Pak. Kemarin juga, ada yang mengusulkan agar kita membuat Balai Latihan Kerja (BLK),” kata Apri.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com