SINDOBatam

Hattrick+

Jungkir Balik+

Batam Kekurang 5.019 Ton Beras

  • Reporter:
  • Selasa, 13 Februari 2018 | 09:02
  • Dibaca : 89 kali
Batam Kekurang 5.019 Ton Beras
Pekerja mengemas beras di Gudang Bulog, Batuampar belum lama ini. /TEGUH PRIHATNA

BATAM KOTA – Pemko Batam mengajukan impor beras dengan pemasokan langsung dan tidak memalui Cipinang ke pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi menipisnya stok beras di Kota Batam.

“Jika perlu dilakuan impor terbatas. Saat ini stok beras di Batam sekitar 4.391 ton dan kebutuhan beras sekitar 9.409 ton,” kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di DPRD Kota Batam, Senin (12/2/2018).

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, stok beras di Badan Urusan Logistik (Bulog) sub drive Batam sekitar 1.254 ton. Sementara stok yang tersedia di distributor sekitar 3.136 ton. Sedangkan kebutuhan beras di Februari, kata dia, sekitar 9.409 ton. “Jika dikurangi dengan ketersediaan yang ada di Bulog dan pasar, berarti Batam kekurangan stok beras sekitar 5.019 ton,” ujarnya.

Pihaknya akan terus mencari solusi untuk mengatasi kekurangan beras di Kota Batam, agar tidak terjadi kelangkaan. Dalam waktu dekat, mantan Kepala Disperindag ini akan memanggil seluruh distributor beras. “Kami akan mencari solusi dan diskusikan dengan para distributor nanti,” jelasnya.

Permintaan impor beras khusus ini sudah disampaikan langsung ke Komisi VI DPR RI saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Batam, beberapa waktu lalu. Selain itu, Pemko Batam juga telah menerima aspirasi dari pekerja terkait beras ini. “Persoalan beras seperti disampaikan buruh, terkait harga. Harga beras signifikan bagi buruh. Sementara kami juga kekurangan beras dari kebutuhan semestinya,” ujarnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com