SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Batam Kota Rujukan Transaksi Nontunai

  • Reporter:
  • Kamis, 5 September 2019 | 11:18
  • Dibaca : 91 kali
Batam Kota Rujukan Transaksi Nontunai
Wakil Gubernur Sulteng Rusli Baco Daeng Pallabi memberikan plakat kepada Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Aula Engku Hamidah Kantor Wali Kota Batam, Rabu (4/9). f dok humas pemko batam

BATAMKOTA – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menerima kunjungan kerja Pemprov Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dipimpin Wakil Gubernur, Rusli Baco Daeng Pallabi di Aula Engku Hamidah Kantor Wali Kota Batam, Rabu (4/9). Kunjungan kerja ini dalam rangka pengembangan wawasan transaksi nontunai.

Rombongan dari Pemprov Sulteng terdiri dari staf dan tenaga operator (IT) yang menangani pengelolaan keuangan dari masing-masing OPD. Wagub Sulteng Rusli Baco Daeng Pallabi menyampaikan, Pemprov Sulteng sudah melaksanakan transaksi nontunai. Menurut dia, pelaksanaan transaksi nontunai di lembaga yang ia pimpin masih bertahap dan belum sempurna.

“Kami ingin sejajar dengan provinsi lainnya di bagian timur. Melalui kunjungan ini tentunya kami berharap ada perubahan, terutama dalam penerapan transaksi nontunai untuk diterapkan di tempat kami,” katanya.

Rusli juga mengapresiasi pengelolaan anggaran melalui transaksi nontunai yang ada di Pemko Batam, karena sudah seluruh OPD menggunakan transaksi nontunai.

“Batam merupakan salah satu daerah percontohan dalam pelaksanaan nontunai. Untuk itu kami datang untuk belajar dengan tujuan lebih transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah,” kata Rusli.

Wali Kota Muhammad Rudi mengatakan, transaksi nontunai di Pemko Batam secara sempurna sudah dimulai sejak 1 Januari 2018. Tansaksi nontunai ini digunakan untuk pendapatan maupun belanja di seluruh OPD Pemko Batam. Termasuk di kawasan hinterland pun transaksi nontunai sudah diterapkan.

“Pemko Batam berbangga dan berterimakasih atas kunjungan kerja yang dilakukan oleh Pak Gubernur beserta rombongan. Kami menjadi contoh oleh KPK termasuk pelayanan terpadu satu pintu, kami juga menjadi percontohan dari Mendagri,” kata Rudi.

Ia menjelaskan, dalam merencanakan anggaran sistem nontunai ini juga diterapkan mulai dari pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan. Apa-apa yang menjadi usulan kegiatan dalam Musrenbang akan diinput melalui sistem.

“Jadi semuanya sudah menggunakan sistem elektronik. Jika tidak masuk ke dalam sistem maka tidak akan terakomodir apa yang menjadi usulan. Dengan sistem ini menyelamatkan kita semua, karena semua sudah online,” sebut Rudi didampingi Sekdako Batam Jefridin.

Dalam kesempatan itu Rudi juga menyampaikan pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemko Batam. Pembangunan jalan yang dilakukan berstandar internasional dan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh wisatawan mancanegara (wisman).

“Kami sedang membangun sektor pariwisata, menarik orang untuk datang berkunjung ke Batam. Salah satunya untuk meningkatkan PAD,” ucapnya. ahmad rohmadi

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com