SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Batam Penting bagi Korea Selatan

  • Reporter:
  • Jumat, 29 Juni 2018 | 15:41
  • Dibaca : 288 kali
Batam Penting bagi Korea Selatan
Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang Beom usai berdialog dengan Ketua Kadin Kota Batam Jadirajagukguk dan pengusaha di kantor Kadin, Batam Centre, kemarin. /ahmad romadi

BATAM KOTA – Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang Beom menemui Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dan Kadin Batam, kemarin. Selain mempertanyakan transformasi FTZ ke KEK, pemerintah Korsel ingin menjalin kemitraan dua arah terutama bidang pariwisata.

Ketua Kadin Batam Jadi Rajaguguk mengungkapkan kunjungan Dubes Kim salah satunya mengetahui perkembangan industri mengingat ada beberapa perusahaan asal negeri Ginseng di kota ini. “Ada beberapa hal yang menjadi perhatian pemerintah Korsel. Salah satunya isu rencana transformasi free trade zone (FTZ) menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” ungkap Jadi usai kunjungan Dubes, kemarin.

Dubes Kim baru ditempatkan di Indonesia sejak Februari 2018. Dia telah mengunjungi beberapa kota terutama daerah tempat banyak warga Korsel berinvestasi termasuk Batam. Selain menemui pengusaha di Kadin Kota Batam, Dubes Kim juga menemui Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo. Kunjungan di Batam dijadwalkan dua hari hingga Jumat (29/6/2018).

Jadi menambahkan dalam dialog dengan Dubes Kim, Kadin menyampaikan sikap pengusaha yang meminta FTZ tetap diberlakukan selama 70 tahun untuk menjawab pertanyaan pemerintah Korsel. “FTZ memang ditanyakan, karena perubahan status adalah hal penting bagi investor,” sambung Jadi.

Dialog pengusaha dan Dubes Kim juga mengarah ke beberapa strategi demi mewujudkan kemitraan. Beberapa antaranya yakni mendorong pengusaha asal Korsel memiliki keanggotan Kadin, pembukaan konsulat di Batam, dan kunjungan pengusaha Batam ke Korsel. Sementara usulan pembukaan konsulat datang dari Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita). “Dubes menyambut positif permintaan teman-teman Asita. Tapi mereka berharap keimigrasian di Indonesia bisa memberi kemudahan bagi warga Korsel,” papar Jadi.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com