SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Batas Akhir Penetapan UMK Hari Ini

  • Reporter:
  • Rabu, 21 November 2018 | 09:06
  • Dibaca : 323 kali
Batas Akhir Penetapan UMK Hari Ini
Ilustrasi /TEGUH PRIHATNA

PINANG – Penetapan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) 2019 masih menunggu ditandatangani Gubernur Kepri. Adapun batas akhir penetapan UMK tersebut hari ini, Rabu (21/11).

Belum ditekennya surat keputusan itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri Tagor Napitupulu. Namun dirinya memastikan, penetapan UMK kabupaten/kota se-Kepri akan selesai sebelum batas akhir penetapan.

“Kan masih ada waktu, satu hari ke depan untuk penetapan UMK kabupaten/kota ini. Saya yakin nantinya Pak Gubernur sudah menetapkan dan menandatangani UMK tersebut,” ujarnya di Tanjungpinang, Selasa (20/11).

Untuk saat ini dokumen usulan UMK kabupaten/kota sudah ada di meja gubernur. Dan dirinya sudah berkoordinasi terkait penetapan UMK tersebut. Gubernur dalam hal ini, tegasnya, sangat hati-hati dan penuh pertimbangan sebelum meneken atau menetapkan UMK kabupaten/kota tersebut. Tentunya dengan harapan nantinya akan diterima oleh semua pihak, baik oleh pelaku usaha dan juga pekerja.

“Penetapan UMK ini, perlu kecermatan dan juga tentunya harus mendengar masukan dari semua pihak. Selain itu juga Pak Gubernur akan mematuhui aturan terkiat penetapan UMK tersebut,” katanya.

Tagor juga menjelaskan, dirinya belum bisa memberikan penjelasan terkait nominal UMK kabupaten/kota sebelum SK penetapan ditandatangani gubernur. “Saya akan beritahukan UMK kabupaten/kota 2019 itu, apabila sudah diteken gubernur. Nanti saya undang kalian dalam pertemuan besok (hari ini, red),” tegasnya.

Sementara itu Gubernur Kepri Nurdin Basirun pada akhir pekan lalu mengatakan terkait UMK kabupaten/kota 2019 sebelum menetapkan akan membahasanya dan akan meminta masukan dari berbagai pihak.”Saya tidak mau penetapan UMK tahun ini timbul permasalahan, oleh karena itu saya akan menunggu masukan dari semua pihak terlebih dulu, sebelum memutuskannya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, dalam penetapan UMK ini jangan sampai hanya menguntungkan satu pihak saja, tapi harus bisa memberikan keadilan baik kepada pekerja dan pengusaha. “Jangan sampai gaji bertambah tapi memberatkan pengusaha dan membuat perusahaan tutup,” katanya.

sutana

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com