SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Batik Batam Fashion Week Roadshow di Tiga Mall

  • Reporter:
  • Kamis, 28 Juni 2018 | 14:42
  • Dibaca : 692 kali
Batik Batam Fashion Week Roadshow di Tiga Mall
Ketua Dekranasda Kota Batam Marlina Agustina Rudi di sela-sela Roadshow Batik Batam Fashion Week 2018 di Kepri Mall, kemarin.

BATAM KOTA – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam memamerkan karya-karya batik terbaik yang dirancang perancang busana kota ini. Dipamerkan di tiga pusat perbelanjaan, agenda fesyen ini diharapkan menggerakkan ekonomi kreatif.

Roadshow Batam Batik Fashion Week 2018 dimulai di Atrium Utama Kepri Mall sejak kemarin. Bukan hanya diramaikan pameran batik atau fesyen show saja, acara itu juga diisi talkshow dan melukis batik bersama. Pekan fesyen ini berlangsung sampai akhir pekan ini.

Setelah di Kepri Mall, pameran bergeser ke Mega Mall Batam Centre, Sabtu (30/6/2018). Selanjutnya di Panbil Mall pada Sabtu 7 Juli dan kembali ke Kepri Mall 14 Juli dan roadshow berakhir di Mega Mall, 19 Juli.

Ketua Dekranasda Kota Batam Marlina Agustina Rudi membuka acara itu. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri Gusti Raizal Eka Putra, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam Zarefriadi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Hendriana Gustini hadir membuka gelaran.

“Inovasi dan kreasi dalam dunia batik akan terus dikembangkan oleh para pengrajin batik. Dengan inovasi dan kreasi akan mengerakkan ekonomi kreatif,” kata Marlina di sela-sela pembukaan acara di Kepri Mall, Rabu (27/6/2018).

Batik Batam Fashion Week menampilkan batik khas Batam yang sudah dipatenkan antara lain Batik Gonggong, Awan Larang dan Jembatan Barelang. Totalnya ada 10 batik khas Batam yang sudah dipatenkan hak karya intelektualnya. Acara ini juga bagian dari pengesahan Hari Batik Batam yang rencananya jatuh pada 15 Agustus mendatang. Sebelum hari itu, ada 20 pengarajin asal Batam berlomba-lomba memperkenalkan karyanya. Dekranasda ingin dengan adanya karya batik khas Batam, bisa mengenalkan kota ini sebagai salah satu pembuat batik.

“Kami memberi ruang bagi siapa saja yang ingin berkreasi. Tidak hanya batik, bisa juga produk usaha kuliner,” sambung dia.

Kadisperindag Batam Zarefriadi mengatakan Roadshow Batik Batam Fashion Week 2018 menjadi agenda positif bagi perkembangan pengrajin maupun perancang busana.

“Kreativitas itu punya nilai yang tinggi. Semoga dengan acara ini mendorong pengrajin batik lebih giat lagi mencari ide cemerlang,” tutur dia.

Kepala BI Kepri Gusti Raizal Eka Putra menyatakan BI berkolaborasi dengan Dekranasda dalam kegiatan ini. Dia menilai ekonomi kreatif seperti pembuatan batik perlu didukung karena bisa menyokong perekonomian. “Kita harus terus membudayakan batik salah satunya promosi ke luar Batam. Wisatawan akan tertarik dengan kerajinan ini karena batik Batam unik,” ujar dia. romi kurniawan/reni hikmalia

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Portal Berita TUX_URL.com