SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Batik Natuna Punya 14 Motif

  • Reporter:
  • Senin, 14 Oktober 2019 | 10:01
  • Dibaca : 110 kali
Batik Natuna Punya 14 Motif
Bupati Natuna Hamid Rizal menunjukkan Batik Natuna motif gambar bambu berpaduan bunga dan buah cengkeh pada malam puncak pekan Expo Natuna, Sabtu (12/10). /SHOLEH ARIANTO

NATUNA – Sebanyak 14 motif batik tulis dipersembahkan sebagai kado Hari Jadi Kabupaten Natuna ke 20. Kain batik dipamerkan pada malam puncak pekan Expo Natuna, Sabtu (12/10) malam di lapangan Bola Kaki Sri Serindit, Ranai.

Batik tulis khas Natuna itu merupakan hasil kreasi dari ibu-ibu PKK Desa Pengadah Kecamatan Bunguran Timur Laut dan bekerjasama dengan mahasiswa Universitas Brawijaya Malang yang kemudian dikembangkan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Natuna.

Untuk menentukan motif batik tulis khas Natuna telah dipilih sebanyak 20 orang audien sebagai juri penilaian secara langsung.

Para audien dipilih terdiri dari berbagai kalangan yang mewakili masyarakat Natuna di antaranya unsur FKPD, Lembaga Adat Melayu (LAM), tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi wanita dan tokoh pemuda.

Adapun 14 motif batik tulis khas Natuna yang diprakarsai oleh Dekranasda Kabupaten Natuna di antaranya, motif Latoh berpaduan dengan bunga karang. Latoh merupakan tumbuhan rumput laut dan banyak tersebar di laut Natuna.

Kemudian motif daun dan belimbing besi, merupakan salah satu tumbuhan khas Natuna. Motif daun pepaya. Motif bunga cengkeh berpadukan bambu dan susunan tulang. Motif ini menggambarkan bahwa di Natuna banyak tumbuh subur pohon cengkeh yang menjadi salah satu penghasilan masyarakat di bidang perkebunan.

Selanjutnya motif gambar bambu berpaduan bunga dan buah cengkeh. Motif ini menggambarkan bahwa di Natuna yang banyak tumbuh subur pohon cengkeh dan bambu.

Motif daun dan buah cengkeh berpaduan dengan pohon bambu, motif ini mengambarkan khasanah kekayaan alam Natuna, yang banyak ditumbuhi cengkeh dan bambu yang merupakan salah satu sumber penghasilan masyarakat

Motif batu dan pohon kelapa yang dipadukan dengan motif sisik ikan, sebagai gambaran bahwa di Kabupaten Natuna banyak terdapat bebatuan geranit berukuran raksasa yang hampir tersebar diseluruh pulau serta pohon kelapa yang tumbuh subur, gambar sisik ikan merupakan gambaran salah satu kekayaan alam Natuna.

Motif sarang lebah madu, motif ini adalah gambaran salah satu potensi ekonomi masyarakat Natuna yaitu sebagai petani pencari madu. Motif kembang semangkok, kembang semangkok merupakan tumbuhan khas yang ada di tanah Melayu.

Motif perpaduan bunga dan daun cengkeh, motif ini juga mengambarkan Daerah yang subur akan tanaman cengkeh sebagai bagian dari Natuna yang masyarakatnya banyak memiliki kebun cengkeh.

Motif tikar yang berpaduan dengan bunga yang tumbuh merayap di batu, motif tikar merupakan motif yang diambil dari bentuk tikar pandan yang merupakan salah satu kerajinan masyarakat Natuna.

Motif bunga bakau, motif ini diambil untuk menjelaskan bahwa disungai dan pantai Natuna banyak tumbuh subur pohon bakau yang merupakan tumbuhan salah satu tumbuhan yang dilindungi demi kelangsungan ekosistem sungai dan pantai.

Motif pemandangan yang terdiri dari perpaduan gambar rumah penduduk batu dan gambar awan, motif ini menceritakan tentang Natuna yang merupakan salah satu Daerah yang bagus untuk dijadikan tujuan wisata.

Motif pemandangan pantai perpaduan dengan pohon kelapa, gunung dan awan, motif ini mengambarkan bahwa Kabupaten Natuna terdapat gunung-gunung kecil yang ada disetiap pulau.

“Dari 14 motif batik tulis khas Natuna itu, telah ditentukan satu motif unggulan sebagai pemenang yaitu, motif gambar bambu berpaduan bunga dan buah cengkeh, motif ini menggambarkan bahwa di Natuna banyak tumbuh subur pohon cengkeh dan bambu,” ujar Bupati Natuna Hamid Rizal.

Bupati Hamid Rizal mengatakan, bahwa cengkeh dan batang bambu merupakan salah satu ciri khas daerah yang berpenduduk sekitar 74 ribu jiwa tersebut.

Sementara warna biru muda sendiri melambangkan warna laut Natuna yang jernih dan alami. Ditambah luas wilayah Natuna yang terdiri dari 99,25 persen yang merupakan lautan. Sehingga bukan tanpa alasan, jika para audien memilih motif tersebut sebagai kain batik khas Natuna.

“Saya akan tekankan kepada pegawai agar memakai motif batik khas Natuna dalam acara tertentu. Ini salah satu langkah kita untuk mempromosikan potensi daerah,” tambah Hamid.

sholeh ariyanto

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com