SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Bawaslu Tetapkan Dua Tersangka Politik Uang

  • Reporter:
  • Rabu, 15 Mei 2019 | 14:41
  • Dibaca : 332 kali
Bawaslu Tetapkan Dua Tersangka Politik Uang
ilustrasi

BATAM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Batam mengajukan dua berkas kasus pelanggaran pemilu ke Pengadilan Negeri (PN) Batam. Dua kasus pelanggaran pemilu terkait money politic yang dilakukan oleh dua caleg DPRD kota Batam dari Partai Gerindra, yakni S dari Dapil Batam 2, dan MY dari Dapil Batam 3.

Komisioner KPU Batam Divisi Hukum, Mangihut Rajaguguk mengatakan, pelanggaran pemilu di daerah Bebgkong yang dilakukan oleh S adalah kasus tangkap tangan. Tim menemukan kertas surat suara dan uang sekitar Rp3 juta.

“Setelah kami melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan berkas lengkap, caleg yang bersangkutan sah jadi tersangka kasus pelanggaran,” kata Mangihut, Selasa (14/5).

Mangihut menjelaskan, sampai saat ini, pihak Bawaslu sudah mengirimkan kelengkapan berkas yang kedua kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), setelah berkas lengkap, tersangka kami serahkan ke pengadilan. “Sekarang sudah tahap kedua untuk kelengkapan berkas,” ujarnya. Sedangkan untuk kasus caleg MY juga sudah masuk ke pengadilan, dan berkas sudah diterima oleh JPU. “Semua yang melanggar pemilu kita proses sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku,” ungkap Mangihut. Mangihut menjelaskan, laporan yang masuk ke Bawaslu akan langsung di proses, apalagi ada bukti surat suara atau uang yang digunakan untuk money politic atau kasus lainnya.”Bukti lengkap dan saksi ada, langsung kami proses,” katanya. Mangihut mengatakan, laporan yang tidak ada bukti berupa uang atau alat peraga lainnya, Bawaslu tidak bisa melakukan proses penyelidikan dan pemeriksaan.

“Ada kemarin yang buat laporan, tapi hanya kartu nama saja buktinya. Mana bisa,” ujar Mangihut.

Lanjut Mangihut, Bawaslu berharap masyarakat membantu pihak penyelenggara dan pengawas pemilu untuk mengawal kecurangan dan pelanggaran yang terjadi, karena suara yang masuk adalah aspirasi masyarakat yang disalahgunakan. “Dengan banyaknya laporan pelanggaran pemilu ini adalah bentuk aspirasi demokrasi yang tinggi di Batam,” ungkapnya. romi kurniawan

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com