SINDOBatam

Feature+

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Beda 180 Derajat

  • Reporter:
  • Kamis, 8 Maret 2018 | 17:07
  • Dibaca : 178 kali
Beda 180 Derajat

MILAN– Semua yang baik ada di AC Milan, semua yang buruk berada di kubu Arsenal. Sepakat atau tidak, kalimat itu layak menjadi pembuka jelang duel leg pertama babak 16 besar Liga Europa di Stadion San Siro, dini hari nanti.

Terbaik, karena Milan sedang terbang tinggi di awan setelah mencatat 13 laga tak pernah kalah, enam di antaranya tanpa kebobolan dan enam pertandingan terakhir selalu menang. Milan juga melangkah ke final Coppa Italia setelah mengalahkan Lazio.

I Rossoneri juga memiliki waktu recoverylebih panjang setelah batal menjalani laga derbymelawan Inter Milan yang sedianya digelar akhir pekan lalu. Di bawah kendali Gennaro Gattuso,Milan ibarat bayi yang baru lahir, tanpa noda, tanpa cela, dan membuat pendukungnya tersenyum bahagia.

Arsenal, berbalik 180 derajat. Dalam empat pertandingan terakhir, pasukan Arsene Wenger selalu kalah. Dua kali dipermalukan Manchester City (Man City) di Piala Liga dan Liga Primer dengan tiga gol. Atau, enam gol dalam dua pertemuan dengan jarak hanya tiga hari.

Dua lagi ditundukkan tim antah berantah Ostersunds di legkedua babak 32 besar Liga Europa (meski akhirnya lolos ke babak 16 besar) dan dipermalukan penghuni peringkat 10 klasemen Brighton & Hove Albion. Imbasnya, terlihat. Gattuso panen pujian yang membuatnya pantas mendapat perpanjangan kontrak dari petinggi I Rossoneri.

Bahkan, dia disanjung layaknya Antonio Conte dan memiliki ambisi sebesar Jose Mourinho. Sementara Wenger hanya pendukung klub rival dan mungkin sedikit fans Arsenal yang memintanya bertahan. Dalam survei terakhir, sebanyak 88% fansArsenal disebut menginginkan Wenger tidak lagi diperpanjang kontraknya.

Mereka siap melakukan aksi lebih besar dibandingkan musim lalu. “Penting untuk segera memulihkan mental dan fisik. Kami masih letih hari ini. Kami bekerja keras pada Kamis malam dan Anda bisa lihat hari ini,” kata Wenger, dikutip espnfc, setelah melawan Brighton. Jika ada persamaan antara Milan dan Arsenal, itu adalah posisi mereka yang sama-sama tidak berada di zona Liga Champions.

Arsenal di peringkat 6 yang teorinya bahkan tidak masuk ke Zona Eropa. Tapi, karena mereka runner-upPiala Liga, dipastikan akan ke Liga Europa musim depan, meski tidak jadi juara Liga Champions dan keluar dari peringkat 4 besar. “Finis di posisi empat besar (Liga Inggris) sudah sulit.

Kini, kami harus berlatih keras dan fokus untuk pertandingan melawan Milan (babak 16 besar Liga Europa),” tandasnya. Gelar Liga Europa menjadi doa terakhir Wenger jika ingin tetap berada di Stadion Emirates musim depan, sesuai dengan kontraknya.

Hanya gelar ini yang bisa membuat pendukung The Gunnerskembali bersabar seperti musim lalu ketika Wenger menghadirkan trofi Piala Liga. Wenger dipastikan tidak akan bisa menggunakan jasa dua striker terbaiknya, Pierre Emerick- Aubamenyang dan Alexander Lacazette.

Aubamenyang absen karena sudah membela Borussia Dortmund di ajang serupa, sedangkan Lacazette masih terbelit cedera. Pilihan tinggal ada pada sosok Danny Welbeck. Tapi, sayang, penampilan Welbeck masih anginanginan. Transfer Henrikh Mkhytaryan juga belum membuahkan hasil.

Setelah tampil bagus di pertandingan melawan Everton dan legpertama kontra Ostersunds, performa mantan pemain Manchester United ini terus menurun, terutama di laga besar seperti melawan Tottenham Hotspur dan Man City. “Semua pasti kecewa, fans juga kecewa.

Tapi, dengan situasi sekarang yang dibutuhkan adalah semua bersatu, pemain sebagai sebuah tim, pelatih bersama stafnya, dan seluruh lingkaran klub sehingga bisa membuat kami lebih kuat,” tutur Welbeck. Sementara Milan berada dalam tren positif. Gattuso berhasil membangkitkan kebanggaan pemain kepada Milan.

“Saya menghabiskan waktu 14 tahun di ruang ganti klub dan melihat bagaimana besarnya atmosfer Liga Champions. Saya harus mempertahankan identitas dan rasa memiliki Milan dan itu harus dirasakan setiap hari saat berlatih dan bertanding bahwa ini adalah rumah kami,” tandas Gattuso, dikutip Football-Italia.

ma’ruf

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com