SINDOBatam

Opini+

Hattrick+

Jungkir Balik+

Belum Memuaskan

  • Reporter:
  • Selasa, 20 Maret 2018 | 17:22
  • Dibaca : 259 kali
Belum Memuaskan

MANCHESTER– Standar tinggi yang diterapkan Jose Mourinho atas performa Manchester United (MU) berlaku di semua kompetisi, termasuk Piala FA. Sisi perfeksionis The Special One terlihat dari ketidakpuasannya saat Setan Merah menggasak Brighton & Hove Albion.

Padahal, pada laga yang berlangsung di Old Trafford, Minggu (18/3), tuan rumah menang 2-0 dan sukses melaju ke semifinal Piala FA. Usut punya usut, Mourinho rupanya kecewa dengan performa MU karena tidak memberikan respons terbaik setelah tersingkir pada babak 16 besar Liga Champions. Mou menganggap para pemainnya kehilangan kualitas dan gairah. Itu menyebabkan semua instruksi yang diberikannya tidak bisa berjalan maksimal di lapangan. Pelatih asal Portugal itu pantas kesal. Meski sejumlah bintang seperti kiper David de Gea, Paul Pogba, Alexis Sanchez disimpan, MU sejatinya tetap lebih superior dan mumpuni dibanding tim tamu. Terlebih, Brighton merupakan tim promosi dari divisi Championship.

Namun, penampilan The Red Devils justru tidak terlalu istimewa. Mereka hanya mampu mencetak gol yang masingmasing disumbangkan Romelu Lukaku pada menit ke-37 dan Nemanja Matic (83). Inilah yang membuat mantan arsitek Chelsea dan Real Madrid itu sangat kecewa. “Saya tidak menyukai permainan ini. Kami memang pantas menang, tapi kami tidak bermain seperti yang saya inginkan. Saya tidak melihat reaksi dari seluruh pemain. Ada beberapa pemain yang melakukannya karena mereka memiliki mentalitas kuat dan kualitas. Sementara pemain lain seperti terlihat ketakutan untuk tampil,” kata Mou, dilansir dailymail .

Menurut Mou, hal terpenting yang harus dimiliki seorang pesepak bola di samping talenta adalah mentalitas. Dia menilai, jika semua itu dapat diraih, berbagai situasi tersulit sekalipun bisa teratasi dengan baik. Meski begitu, Mou tetap senang pasukannya bisa me lang – kah ke babak 4 besar Piala FA. Ini sekaligus menjadi se mi final kedua The Special One setelah menjuarai Piala FA ber sama Chelsea pada edisi 2006/2007. Itu berarti kans Juan Mata untuk meraih satu gelar bergengsi musim ini tetap terbuka. Mou masih punya peluang mengikuti jejak Louis van Gaal yang pernah membantu MU menjuarai Piala FA pada periode 2015/2016.

Namun, Mou tetap harus berjuang agar misi itu bisa terwujud lantaran masih ada lawan tangguh yang juga ikut bertahan, seperti Tottenham Hotspur yang sukses menyingkirkan Swansea City 3-0. Namun yang pasti, kesuksesan pada Piala FA harus dijadikan Mou sebagai momentum agar MU terus berada dalam jalur kemenangan, terutama saat menjamu Swansea pada lanjutan Liga Primer, Sabtu (31/3). Tiga poin sang penting guna mempertahankan status mereka sebagai runner-up klasemen sementara.

“Saya senang kembali ke Wembley lagi. Saya bahagia kami lolos ke semifinal. Tapi, saya tidak suka dengan performa tim. Pemain MU yang sempurna adalah pemain yang me miliki kualitas, kepribadian, dan konsistensi. Setiap pemain pernah bermain buruk. Ke tika itu terjadi Anda lebih me merlukan kepribadian positif,” tandas Mou. Komentar serupa di lontarkan Lukaku. Pe nyerang yang telah men du lang 25 gol di semua kom – petisi tersebut mengata kan bahwa ki nerja MU me – mang pantas dikritik se telah ter singkir dari Liga Champions. Namun, Lu – kaku me nilai, MU kini berusaha mem berikan seluruh kemampuan terbaik pada Piala FA mau pun Liga Primer.

Bomber asal Belgia itu yakin musim depan The Red Devils akan lebih menakutkan. “Ada banyak pemain hebat yang akan datang dan itu sangat saya nantikan. Kami harus membangun skuad lebih kuat. Musim depan kami akan coba memenangkan gelar sebanyak yang kami bisa,” tandas bekas bintang Everton itu.

Alimansyah

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Berita Terbaru

Theme Portal Berita TUX_URL.com